Ada Kereta Cepat, Jakarta-Surabaya Cuma 5,5 Jam

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 320 2484765 ada-kereta-cepat-jakarta-surabaya-cuma-5-5-jam-JlaukjNEIE.jpg Jarak Jakarta-Surabaya hanya 5,5 jam dengan kereta cepat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Adanya kereta cepat akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Surabaya menjadi 5,5 jam. Adapun proyek ini tengah digarap bekerjasama dengan Jepang.

Jepang adalah salah satu negara terbaik di dunia dalam sektor infrastruktur. Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji mengatakan bahwa masih ada kebutuhan yang sangat besar akan pembangunan dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Bengkaknya Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Contoh proyek-proyek infrastruktur antara Jepang-Indonesia antara lain Semi-High Speed Train Jakarta-Surabaya, Pelabuhan Patimban, serta pembangkit-pembangkit listrik.

"Jepang sudah menjadi salah satu pemain ekonomi aktif di Indonesia dan kami ingin melanjutkan tradisi baik dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur di Indonesia," ujar Kanasugi dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia di Jakarta, Senin(11/10/2021).

Dia menekankan bahwa Jepang berusaha melakukan transfer teknologi ke Indonesia, dan juga berkontribusi terhadap pengembangan kapasitas SDM.

Misalnya proyek Pelabuhan Patimban yang juga menjadi salah satu proyek terpenting saat ini, karena bisa meningkatkan kapabilitas ekspor Indonesia dan juga operabilitas dan konektivitas antara pulau-pulau berbeda di Indonesia.

"Untuk kereta cepat Jakarta-Surabaya, kami ingin meng-upgrade kecepatannya dan juga jalur relnya, karena untuk yang sekarang, diperkirakan butuh waktu tempuh 11 jam, kami ingin mempercepatnya menjadi hanya 5,5 jam saja," ungkap Kanasugi.

Dengan demikian, Jepang bisa berkontribusi terhadap kesejahteraan dan pembangunan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia. Sementara itu, untuk pembangunan pembangkit listrik, Jepang juga berfokus pada SDG dan EBT, misalnya hydroelectricity.

"Saya pikir, kerjasama infrastruktur yang baik akan tetap terjalin di masa depan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini