Mendag Sebut Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Masa Datang Adalah Digital

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 320 2484936 mendag-sebut-mesin-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-di-masa-datang-adalah-digital-TmFoe5THDK.jpg Menteri Perdagangan M Lutfi. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menilai ekonomi digital adalah sumber pertumbuhan ekonomi di Indonesia di masa mendatang.

Menteri Lutfi memprediksikan, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan meningkat tumbuh setidaknya satu setengah kali lipat dari 15 ribu atau 8 kali lipat terhadap Gross domestic product (GDP).

Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4%-5% di Kuartal III

“Salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia dan bahkan dunia di masa yang akan datang adalah ekonomi digital,” kata Menteri Lutfi dalam webinar Virtual, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, hal tersebut tentu tidak hanya sebatas e-commerce saja akan tetapi mencakup kegiatan ekonomi yang lebih luas.

Baca Juga: 4 Fakta ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

“Tak hanya e-commerce saja seperti finansial travel, education, health dan lainnya saat ini Indonesia menjadi negara dengan populasi terbesar ke 4 di dunia dengan lebih 197 Juta orang yang memiliki akses terhadap internet,” ujarnya.

Menurut Lutfi angka tersebut bahkan diproyeksikan bertambah menjadi 250 juta orang pada tahun 2050 dan potensi ekonomi Indonesia digital sangat besar.

“Itu akan terus meningkat dan potensi ekonomi digital ini akan tumbuh jauh lebih besar melebihi dari negara negara lain di negara ASEAN,” paparnya.

Dalam kesemptannya, Lutfi memaparkan pada 2020 lalu pertumbuhan ekonomi digital Indonesia baru berkontribusi 4% terhadap Gross domestic product (GDP).

“Indonesia pada tahun itu hanya berkontribusi 4 persen terhadap GDP namun di tahun 2030 GDP di Indonesia diperkirakan akan meningkat tumbuh setidaknya satu setengah kali lipat dari 15 ribu 400 triliun menjadi 24 triliun Ekonomi digital di Indonesia, Juga diyakini akan tumbuh setidanya delapan kali lipat,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini