Holding Ultra Mikro, Pegadaian Ganti Nama

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 320 2485280 holding-ultra-mikro-pegadaian-ganti-nama-7dcBYNzvz1.jpg Pegadaian resmi ganti nama (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) berganti nama menjadi PT Pegadaian usai bergabung dalam Holding Ultra Mikro. Pergantian nama PT Pegadaian tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2021 Tanggal 02 Juli 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Adanya perubahan Anggaran Dasar PT Pegadaian sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas PT Pegadaian Nomor 15 Tanggal 23 September 2021 yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM berdasarkan Surat Nomor AHU-0053287.AH.01.02 Tahun 2021 Tanggal 29 September 2021.

 Baca Juga: Pengertian Pegadaian, Fungsi, Tujuan dan Manfaat

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo menjelaskan dengan terbitnya peraturan tersebut maka saat ini telah terjadi perubahan kepemilikan saham.

"Sebelumnya saham PT Pegadaian dimiliki 100% oleh negara, kini saham seri A sebanyak 1 (satu) lembar dimiliki oleh negara, sedangkan saham seri B sebanyak 6.249.999 lembar dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk," terang Swasono dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Wamenkeu: Holding Ultra Mikro Dorong Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pembentukan ekosistem ultra mikro ini bertujuan untuk meningkatkan akses permodalan bagi para pelaku bisnis ultra mikro dalam mengembangkan usaha.

"Sampai akhir tahun 2021 BRI-Pegadaian-PNM akan membuka 300 lokasi bersama (co-location) yang memberikan akses pelayanan terpadu sehingga masyarakat dapat menggunakan produk dan layanan ketiga perusahaan di satu tempat," ungkapnya.

Selain pemanfaatan lokasi (co-location) secara bersama, Swasono bilang, ketiga entitas juga dapat berkolaborasi dalam program-program lain seperti pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan produk dan layanan, pemasaran, pengembangan sumber daya manusia, dan sebagainya.

"Dengan holding ultra mikro ini diyakini semakin memperluas peran BRI-Pegadaian-PNM dalam program pemulihan ekonomi nasional khususnya penguatan sektor ultra mikro," tambahnya.

Lebih lanjut Amoeng berharap inisiatif ini mendapat dukungan luas seluruh masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan sebagai wujud peran serta dalam pembangunan ekonomi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini