Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pandemi Covid-19 Jadi Ujian Terberat Pasar Modal

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Senin, 18 Oktober 2021 |13:47 WIB
Pandemi Covid-19 Jadi Ujian Terberat Pasar Modal
Pasar Modal (Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pasar modal Indonesia memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

”Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dekade terakhir tidak terlepas dari dukungan pasar modal, terutama pada fungsinya sebagai penyedia dana untuk pembangunan," ujar Luhut.

Luhut menyampaikan upaya yang telah dilakukan pasar modal Indonesia selama beberapa tahun terakhir menunjukkan beberapa capaian yang patut dibanggakan, terutama di tengah tantangan pandemi Covid-19. Salah satunya yaitu jumlah emiten baru pada tahun ini yang mencapai 38 perusahaan.

"Ditambah jumlah calon perusahaan tercatat yang sedang mengantri atau sedang dalam pipeline sebanyak 25 calon perusahaan tercatat. Angka pencatatan baru saham ini juga merupakan yang tertinggi di ASEAN, serta masuk dalam urutan ke-12 di dunia," kata Luhut.

Dari sisi permintaan, lanjut Luhut, jumlah investor yang meliputi investor saham, reksadana, dan obligasi di pasar modal sampai dengan 30 September 2021 jumlahnya mencapai 6,43 juta investor, meningkat 66% dibandingkan akhir 2020, atau hampir naik lima kali lipat sejak 2017.

”Angka ini secara umum didominasi oleh investor ritel yang proporsinya mencapai 90 persen dari total keseluruhan investor. Meningkatnya partisipasi investor retail yang mayoritas merupakan investor domestik, merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus tidak disangka-sangka," ujar Luhut.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement