Ternyata Lengkungan Seperti di Jembatan Youtefa Sudah Digunakan Sejak Zaman Mesir Kuno

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Minggu 24 Oktober 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 470 2490946 ternyata-lengkungan-seperti-di-jembatan-youtefa-sudah-digunakan-sejak-zaman-mesir-kuno-eQebCvNCH9.jpg Indahnya Lengkungan di Jembatan Youtefa. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Bentuk infrastruktur di Indonesia semakin beragam dan menarik. Salah satunya struktur kontruksi arch atau lengkungan.

Masyarakat perlu tahu bahwa pemilihan struktur ini bukan tanpa alasan. Selain indah, struktur yang digunakan sejak zaman Mesir Kuno terbukti lebih kuat menahan beban.

Baca Juga: Keren! Jembatan Sei Alalak Jadi Destinasi Wisata Instagramable di Banjarmasin

“Struktur yang telah ada sejak zaman Mesir kuno ini punya keunggulan karena dapat menopang beban yang jauh lebih besar daripada balok horizontal,” tulis Kementerian PUPR di akun Instagram, dikutip Minggu (24/10/2021).

Struktur arch dibentuk dari elemen garis yang membentang antara dua titik dan melengkung membentuk busur. Secara umum struktur ini terdiri dari beberapa potongan kecil yang mempertahankan posisi struktur akibat adanya pembebanan.

Baca Juga: RI Punya Jembatan Kaca Sepanjang 120 Meter di Bromo, Berani Lewat?

Meskipun telah ada sejak lama, struktur arch tak luput dari perkembangan. Di era modern, penggunaan struktur arch dari baja, beton, atau kayu laminasi bisa menjadikan struktur kaku dan ringan, sehingga daya dorong horizontal terhadap penyangga kecil. Dengan merentangkan tali di antara ujung lengkungan, dorongan ini dapat dikurangi.

Adapun infrastruktur di Indonesia yang menggunakan struktur arch ini antara lain Jembatan Tumbang Samba (Kalimantan Timur), Jembatan Merah Youtefa (Papua), hingga Jembatan Tayan (Kalimantan Barat).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini