IPO, Mitratel Incar Dana Rp24,9 Triliun

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 26 Oktober 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 278 2491909 ipo-mitratel-incar-dana-rp24-9-triliun-BL20ZfNgV3.jpg IPO (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perusahaan menara telekomunikasi Grup Telkom, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 25.540.000.000 saham atau 29,85% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan setelah penawaran umum dengan nilai nominal Rp228 per saham.

Dikutip dari prospektus yang dikeluarkan Perseroan, saham yang akan ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran berkisar antara Rp775 sampai dengan Rp975 per saham. Dengan demikian, jumlah seluruh nilai IPO sebanyak-banyaknya sebesar Rp24,90 triliun.

Selain itu, sesuai dengan keputusan sirkuler seluruh pemegang saham, Perseroan mengadakan Program ESA dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 0,10% saham dari saham yang ditawarkan dalam IPO atau sebanyak-banyaknya sebesar 25 juta saham.

Baca Juga: Menakar Peluang IPO GoTo Usai Dapat Suntikan Modal Rp5,6 Triliun

Perseroan juga telah menyetujui pelaksanaan Program MESOP dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 0,13% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham atau sebanyak-banyaknya sebesar 112 juta saham.

Baca Juga: Hari Pertama IPO, Saham Ace Oldfields (KUAS) Meroket 34% Kena ARA

Adapun sekitar 90% dana hasil IPO setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk belanja modal Perseroan yang terdiri dari sekitar 44% akan digunakan untuk belanja modal organik diantaranya mengembangkan dan memperluas hubungan dengan pelanggan melalui penambahan penyewa kolokasi, yang mencakup berbagai pengeluaran terkait dengan penguatan (strengthening) dan penambahan menara yang dimilikiPerseroan saat ini.

Lalu, pembangunan menara baru dan penambahan site baru (termasuk biaya sewa lahan baru) untuk dibangun untuk pesanan build-to-suit untuk berbagai operator telekomunikasi besar di Indonesia, dan ekspansi ke teknologi dan layanan yang dapat bersinergi dengan bisnis penyewaan menara Perseroan (seperti layanan digital dan fiber).

Kemudian, sekitar 56% akan digunakan untuk belanja modal anorganik, diantaranya akuisisi strategis portofolio menara berkualitas di Indonesia, terutama menara yang dimiliki oleh operator telekomunikasi terkemuka di Indonesia, dan akuisisi strategis produk, teknologi, dan layanan baru yang dapat bersinergi dengan bisnis penyewaan menara Perseroan di Indonesia.

Sementara itu, sisanya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan kebutuhan Perseroan lainnya seperti peningkatan sistem teknologi informasi Perseroan dan penerapan program pengembangan yang berkualitas untuk menara telekomunikasi Perseroan.

Adapun yang akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari IPO ini diantaranya PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.

Berikut rencana jadwal tahapan IPO Mitratel:

- Masa Penawaran Awal : 26 Oktober - 4 November 2021

- Prakiraan Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan : 12 November 2021

- Prakiraan Masa Penawaran Umum : 16 - 18 November 2021

- Prakiraan Tanggal Penjatahan : 18 November 2021

- Prakiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 19 November 2021

- Prakiraan Tanggal Pencatatan Efek di Bursa Efek Indonesia : 22 November 2021

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini