7 Proyek Bendungan di Sumatera Utara Gagal Dibangun, Berikut Daftarnya

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 470 2497888 7-proyek-bendungan-di-sumatera-utara-gagal-dibangun-berikut-daftarnya-pY11sHZo34.jpg Proyek Bendungan di Sumatera Ada yang Belum Dibangun. (Foto: Okezone.com/PUPR)

MEDAN - Sebanyak 7 rencana pembangunan bendungan yang telah dibuat di Sumatera Utara gagal dibangun sejak 2004.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku miris dengan gagalna proyek bendungan tersebut. Menurut Edy, pembangunan bendungan menjadi salah satu kebutuhan yang akan memberikan berbagai dampak positif dalam berbagai sektor di Sumatera Utara.

Baca Juga: Telan Dana Rp846,65 Miliar, Proyek Bendungan Margatiga Kapan Diairi?

Namun, hal tersebut belum dapat dirasakan seiring belum tuntasnya proyek pengerjaan bendungan yang perencanaan dan pengerjaannya sudah berlangsung belasan tahun.

"Seperti Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Sibiru-biru, Deli Serdang yang sampai sekarang belum selesai pengerjaannya," kata Edy, Minggu (7/11/2021).

Baca Juga: Bendungan Randuginting Blora Segera Diairi, Konstruksi Bangunan 85,7%

Edy kemudian membandingkan kondisi di Sumut dengan daerah besar seperti Jawa Timur yang telah memiliki 35 waduk, Jawa Barat 10 waduk, Jawa Tengah ada 16.

"Kita dari 2004 sampai sekarang seharusnya ada 7, tapi 1 pun belum selesai," tukasnya.

Menurut Edy, pembangunan bendungan dilakukan lewat kajian yang mendalam. Sehingga pembangunannya dipastikan akan memberikan manfaat yang besar bagi daerah tempat pembangunannya berada.

"Artinya itu akan mengairi pertanian, cadangan bahan baku air bersih yang kalau selesai itu volumenya mencapai 3 ribu liter per detik, fungsi kontrol banjir, hingga ada fungsi pariwisata disitu," ungkapnya.

Karena itulah menurut Edy, dalam kunjungannya ke Lau Simeme beberapa hari lalu ia menekankan agar seluruh pihak mendukung pembangunan bendungan tersebut. Tidak hanya itu, ia juga berharap adanya dukungan yang sama terhadap rencana pembangunan bendungan di Kabupaten Karo.

"Di sana itu kalau ada bendungannya, maka hasil pertaniannya akan meningkat 10 kali lipat disana," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini