Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Minta Anak SD Tak Usah Khawatir Mikirin Utang Negara

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 09 November 2021 |17:46 WIB
Sri Mulyani Minta Anak SD Tak Usah Khawatir Mikirin Utang Negara
Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta murid SD hingga SMA tidak tidak mengkhwatirkan utang pemerintah. Utang pemerintah dikelola dengan hati-hati.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam acara Kemenkeu Mengajar 6 yang dihadiri ribuan pelajar dari 342 sekolah secara virtual, Selasa (9/11/2021).

Lebih dari 2.300 relawan Kemenkeu Mengajar akan terjun langsung menyebarkan semangatnya di 342 sekolah-sekolah yang ada di penjuru Indonesia dan di 10 sekolah Indonesia luar negeri di 6 negara.

Sri Mulyani dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim turut mengajar di Kelas Bersama Menteri hari ini.

"Kalian khawatir dan menanyakan utangnya banyak tidak bu? Rambu-rambunya ada, kita mengelola dengan pemahaman dan risikonya yang dikelola dengan hati-hati," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Sri Mulyani: Sekarang Semua Orang Ngurusin Utang

Sri Mulyani menjelaskan, utang bukan sesuatu yang diartikan negatif. Utang boleh dilakukan asal pengelolaan dan pembayarannya juga dilakukan dengan tepat.

"Bukankah utang itu jelek, nah untuk apa?Ada yang tanya, bu, kalau belanjanya saja dikurangi bisa? Bisa saja tapi kalau penerimaan kurang memang harus berutang," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, dalam mengambil keputusan untuk melakukan utang sudah berkoordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Sebab, utang ini dilakukan dalam mengurangi tekanan Covid-19 terhadap masyarakt kecil

"Kalau penerimaan kurang untuk membiayai belanja yang begitu banyak, berarti kita ada defisit atau kurang, maka kekurangannya dibiayai pakai utang. Utangnya berapa dan dari mana saja, itu semua dibahas dengan DPR sebagai wakil rakyat. Jadi kita sebelum membuat utang secara tidak langsung menyampaikan ke rakyat melalui wakil-wakil tersebut," katanya.

Sekadar informasi, Kementerian Keuangan melaporkan posisi utang pemerintah mencapai Rp6.711,52 triliun sampai akhir September 2021.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement