Share

2 Orang Ini Bisa Lunasi Utang Indonesia Rp6.000 Triliun

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 320 2502469 2-orang-ini-bisa-lunasi-utang-indonesia-rp6-000-triliun-tQ3SDYNVwg.jpg Utang Luar Negeri Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dua orang ini bisa melunasi utang luar negeri (ULN) Indonesia yang menembus USD423,1 miliar atau setara Rp6.008 triliun (kurs Rp14.200 per USD) pada triwulan III-2021. Utang luar negeri ini tumbuh 3,7% (yoy).

Siapa dua orang tersebut? Tidak lain dan tidak bukan, dia adalah Elon Musk dan Jeff Bezos. Keduanya merupakan orang terkaya di dunia saat ini. Keduanya saling merebut posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia.

Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Tembus Rp6.008 Triliun!

Namun, saat ini posisi pertama orang terkaya di dunia ditempati Elon Musk, sementara Jeff Bezos di posisi kedua sebagai orang terkaya di dunia.

Mengutip Forbes real time billionaires, Jakarta, Selasa (16/11/2021), harta Elon Musk yang merupakan bos Tesla dan SpaceX mencapai USD266,9 miliar atau setara Rp3.789,90 triliun.

Sementara, harta Jeff Bezos yang merupakan bos Amazon dan Blue Origin mencapai USD204,2 miliar atau setara Rp2.899,64 triliun.

Jika kekayaan mereka ditotal, maka mencapai sekira Rp6.688 triliun. Dengan angka tersebut, maka utang luar negeri Indonesia Rp6.009 triliun bisa dilunasi.

Sekadar informasi, ULN ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 2,0% (yoy).

"Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan pertumbuhan ULN sektor publik dan sektor swasta," kata Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Senin (15/11/2021).

Sementara, ULN Pemerintah tumbuh lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.). Posisi ULN Pemerintah pada triwulan III 2021 sebesar USD205,5 miliar atau tumbuh 4,1% (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan triwulan II 2021 sebesar 4,3% (yoy).

ULN Bank Sentral mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya meski tidak menimbulkan tambahan beban bunga utang. Dibandingkan triwulan II 2021, posisi ULN Bank Sentral pada triwulan III 2021 mengalami peningkatan sebesar USD6,3 miliar menjadi USD9,1 miliar terutama dalam bentuk alokasi Special Drawing Rights (SDR).

ULN swasta meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. ULN swasta pada triwulan III 2021 tumbuh sebesar 0,2% (yoy), setelah pada periode sebelumnya mengalami kontraksi 0,3% (yoy). Posisi ULN swasta pada triwulan III 2021 tercatat sebesar USD208,5 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini