Share

Saham Mitratel Turun 0,62% saat Perdagangan Perdana di BEI

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 22 November 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 278 2505417 saham-mitratel-turun-0-62-saat-perdagangan-perdana-di-bei-F0Q7UbWY7r.jpg IPO Mitratel di BEI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) sempat turun ke Rp795 atau 0,62% lebih rendah dari harga penawaran perdana (IPO) Rp800 per saham.

Berdasarkan data RTI, sampai dengan pukul 09.20 WIB, saham MTEL turun ke harga Rp795 setelah sebelumnya menembus Rp890.

Baca Juga: IPO, Mitratel (MTEL) Jadi Emiten ke-41 Tahun Ini

Analis dan CEO PT Elkoranvidi Indonesia Investama Fendi Susiyanto mengatakan, Mitratel masih ada peluang harga di Rp795 - Rp900. Jadi posisi sekarang tentunya masih fluktuatif untuk MTEL.

"Penggunaan dana dari IPO menjadi sangat menarik ya, bisa memungkinkan ada peningkatan harga. Kalo secara valuasi masih sangat atraktif ya untuk saham Mitratel dibeli sekarang," katanya dalam Power Breakfast IDX, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Mitratel IPO, Ini Tantangan dari Erick Thohir

Menurut Fendi, peluang Mitratel masih terbuka karena IPO masih mengalami fluktuasi. Mitratel saat ini turun dibawah harga IPO setelah sebelumnya sempat naik 6 persen.

"Buy on weakness ya pas melemah, menurut saya lakukan pembelian. IPO sebenarnya market yang menentukan investor dan lihat momentum, dari sisi aspek valuatif masih atraktif," ujar Fendi.

Kinerja Mitratel bisa berkaca pada saham-saham menara yang sudah melantai di bursa sejak 10 tahun lalu.

Mitratel merupakan perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dalam jumlah menara telekomunikasi yang dimiliki dan dikelola. Seluruh operasi Perseroan berjalan dan dioperasikan secara independen.

Selain itu, Perseroan melalui model bisnisnya juga menikmati manfaat sinergistik dengan menjadi anggota dari Grup Telkom. Layanan Perseroan dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni Penyewaan site, Reseller dan Layanan lainnya.

Adapun Mitratel akan melepas harga penawaran sebesar Rp800 per saham dengan melepaskan sebanyak 229 juta saham baru dengan nilai nominal Rp228 setiap saham, yang mewakili 27,63 persen dari modal disetor setelah penawaran umum perdana saham. Perolehan dana IPO yang akan didapatkan Perseroan sebesar Rp18,34 triliun.

PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari IPO Mitratel. Nantinya, dana hasil hasil IPO, akan digunakan perseroan untuk modal usaha dan ekspansi bisnis sebesar 44%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini