Krakatau Steel (KRAS) Incar Penjualan Tumbuh 26% di 2022

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 278 2507289 krakatau-steel-kras-incar-penjualan-tumbuh-26-di-2022-XDuXd2dJNQ.jpeg Krakatau Steel Incar Penjualan (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Selain rencana right issue di tahun depan, emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk juga membidik pertumbuhan penjualan dobel digit.

"Ke depan kami akan menargetkan penjualan 26% pada 2022,” kata Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, pihaknya juga akan berusaha melakukan perbaikan di sisi profitabilitas perseroan pada 2022. Sebelumnya, Silmy mengatakan KRAS membidik pertumbuhan penjualan perseroan naik 43% menjadi Rp28 triliun pada 2021.

Baca Juga: BEI Pantau 18 Saham, Kenapa?

Adapun hingga Oktober 2021, KRAS mencetak penjualan Rp26,5 triliun. Penjualan ini meningkat 73,19% dari Rp15,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meningkatnya kinerja penjualan ini membuat perseroan mampu mencetak laba bersih sebesar Rp1,05 triliun hingga Oktober 2021.

Baca Juga: IPO Bidik Rp437,6 Miliar, Dharma Polimetal Pede Penjualan Naik 20% di 2022

Keberhasilan KRAS memperoleh laba, menurut Presiden Joko Widodo, perseroan telah sehat setelah sebelumnya mencatatkan rugi.

Sementara Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan, KS menjadi bukti nyata kesuksesan perubahan yang dilakukan oleh BUMN.

"Krakatau Steel sesuai dengan restrukturisasi memang harus melakukan tiga tahapan, dan tentu tahapan ini sudah berhasil mencapai tahap 1 dan 2. Dan kalau kita lihat performanya sekarang ini, Krakatau Steel yang sebelumnya rugi selama 8 tahun terakhir, sekarang sudah untung Rp800 miliar, tetapi saya bilang kepada managemen untuk jangan berpuas diri karena hal ini penting untuk terus ditingkatkan," kata Erick.

Menurutnya, transformasi BUMN menjadi keharusan agar dapat menjadi perusahaan BUMN kelas dunia yang semakin profesional, kompetitif, dan menguntungkan. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, membuka makin banyak lapangan pekerjaan, dan berkontribusi lebih besar pada pendapatan negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini