Kian Nyata! Inflasi Meroket di Seluruh Negara, Turki Tembus 20%

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 320 2507646 kian-nyata-inflasi-meroket-di-seluruh-negara-turki-tembus-20-iECPYEeSaL.jpg Inflasi di negara-negara besar meningkat (Foto: Halomoney)

JAKARTA - Laju inflasi di negara-negara besar mengalami peningkatan tajam. Akibatnya, masyarakat harus membayar keperluan rumah tangga mereka lebih mahal.

Inflasi memnyebabkan harga bahan bakar kendaraan hingga bahan-bahan makanan di supermarket mengalami kenaikan.

Baca Juga: Sri Mulyani Pamer Inflasi RI Lebih Baik dari AS

Inflasi memperumit pemulihan ekonomi konsumen dari pandemi dan menempatkan pemulihan ekonomi global dalam risiko.

Angka inflasi telah meningkat selama berbulan-bulan. Kantor berita AFP melaporkan, di Amerika Serikat (AS), data pemerintah yang dirilis minggu ini menunjukkan harga konsumen naik 5% secara tahunan pada Oktober, tertinggi sejak 1990.

Baca Juga: Telur dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi Minggu Ketiga November

Di zona euro, harga konsumen naik 4,1%, tertinggi dalam 13 tahun. Di Inggris, peningkatannya mencapai 4,2%.

Inflasi di AS, Eropa dan Inggris itu meningkat lebih dari dua kali lipat dari target yang ditetapkan oleh masing-masing bank sentral.

Di bagian lain dunia inflasi juga meningkat. Di Rusia 8,1%, di Brasil hampir 11%, dan di Turki hampir 20%.

Di balik angka-angka abstrak tersebut, ada kenyataan dari melonjaknya biaya untuk mengisi tangki bensin, harga daging dan bahan makanan pokok lainnya yang lebih tinggi.

Di AS banyak perusahaan makanan mengurangi ukuran kemasan untuk menghindari kenaikan harga, sebuah praktik yang disebut penyusutan. Pemilik restoran mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah mulai menghapus produk yang menjadi terlalu mahal dari menu mereka, seperti air minum kemasan atau crab cakes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini