Share

Waspada! Covid-19 Varian Omicron Bisa Rusak Pemulihan Ekonomi, Begini Nasib IHSG Awal Pekan

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Minggu 28 November 2021 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 278 2508707 waspada-covid-19-varian-omicron-bisa-rusak-pemulihan-ekonomi-begini-nasib-ihsg-awal-pekan-ktLR7pTE6y.jpg Nasib IHSG (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pelaku pasar mewaspadai dampak Covid-19 varian Omicron bisa merusak momentum pemulihan ekonomi. Hal ini berkaca pada ledakan kasus Covid-19 varian Delta yang membuat 'lumpuh' ekonomi.

"Memang yang dikhawatirkan virus ini bisa seperti Delta kemarin yang kita lihat mengakibatkan lockdown dimana-mana, dengan kondisi sekarang di mana ekonomi sudah mulai berjalan. Kalau terjadi lockdown lagi, tentunya akan jadi disruption lagi di ekonomi nah ini yang bisa jadi kekhawatiran," kata Senior Fund Manager Pacific Capital Investment Parningotan Julio kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Ganasnya Omicron yang dinilai mirip seperti penyebaran varian Delta beberapa bulan lalu dimungkinkan bisa mengkhawatirkan investor untuk membawa asetnya keluar dari pasar modal.

Baca Juga: 4 Fakta IHSG Sepekan Anjlok 2,36%, Kapitalisasi Bursa Terjun Bebas

 

Merespons risiko di pasar modal, investor disebut bisa mengalihkan portofolionya ke aset safe-haven seperti emas.

"Kalau kita lihat bank sentral / Federal Reserve sudah bersiap melakukan tapering nah ini katakanlah menjadi perusak skenario pasar yang sudah diketahui sekarang (pemulihan), dan ini mengakibatkan investor lebih berhati-hati. Akibatnya investor bisa keluar dari risky asset, oils, kommoditas, malah gold yang safe-haven yang naik," katanya.

Kepada investor, Parningotan merekomendasikan untuk melakukan speculative buy untuk perdagangan saham pekan depan, dengan mengambil beberapa emiten yang sedang turun harganya.

"Melihat kondisi sekarang di mana IHSG mengalami koreksi, kita bisa melakukan speculative buy di saham-saham yang sudah terkoreksi cukup signifikan. Kalau saya sih tidak langsung masuk banyak karena kondisinya masih belum jelas, melihat eskalasi Covid-19 ini," ujarnya.

Sementara untuk nasib IHSG, jika terpaksa harus melanjutkan koreksi bakal masih bertahan di area yang wajar dengan asumsi window dressing akhir tahun bakal berpotensi mendorong kenaikan sejumlah sektor.

"IHSG kalaupun throwback harusnya sih bisa bertahan di area support di 6.500 - 6.480," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini