Share

Indeks Keuangan Syariah Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 30 November 2021 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 320 2509792 indeks-keuangan-syariah-indonesia-tertinggi-kedua-di-dunia-94HjE3D4Qq.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Islamic Finance Indeks Indonesia 2020 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan 2019.

"Pertama-tama kami sampaikan bahwa urutan nilai Islamic Finance Indeks kita tahun 2020 naik dibandingkan tahun 2019, dan ini masuk ke urutan ke dua," ujar Menko Airlangga pada Rapat Pleno KNEKS secara virtual, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Menurutnya, peningkatan tersebut juga di ikuti oleh beberapa sektor produk halal lainnya seperti Sukuk, Halal Fashion, Halal Food, Media Rekreasi, Friendly Travel, kosmetik farmasi, dan Islamic Finance.

Selain itu, Airlangga juga menyebutkan jika kontraksi ekonomi syariah lebih rendah jika dibandingkan dengan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: Wapres Colek Rektor UI soal Ekonomi Syariah

"Ekonomi syariah memiliki peranan penting di mana kontraksi sektor di tahun 2020 lebih rendah dari pada ekonomi nasional, jadi kontraksinya hanya minus 1,75 dibandingkan dengan nasional minus 2,07," sambung Airlangga.

"Kemudian penguatan sudah disampaikan dalam rapat terkait dengan penguatan ekonomi dan keuangan, penguatan halal value chain, penguatan UMKM, penguatan fatwa regulasi dan tata kelola, penguatan ekonomi digital literasi SDM dan RnB," tambah Menko Airlangga.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Airlangga juga menambahkan pengembangan ekonomi syariah juga harus mendorong dari sisi suply dan demand agar kue dari ekonomi syariah bisa meningkat.

"Seperti inklusi keuangan, percepatan program kurs syariah, wakaf mikro, keuangan digital, inklusi keuangan bagi santri dan pesan serta mendorong ekosistem Industri dan kawasan industri halal," pungkas Menko Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini