Lalu arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp1,339 triliun atau menyusut 19,7% dibandingkan di kuartal III 2020, yang tercatat sebesar Rp1,668 triliun. Tahun ini, emiten jasa layanan internet menargetkan pertumbuhan revenue sekitar 7% sampai dengan 9% serta marjin EBITDA di atas 50%.
LINK optimis mempertahankan pencapaian kinerja dengan menargetkan pertambahan total 70.000 pelanggan tahun ini. Selain itu, LINK juga akan menambah homepass di total 11 kota tahun ini.
(Feby Novalius)