RMK Energy IPO Hari Ini, Incar Dana Rp180,25 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 278 2513027 rmk-energy-ipo-hari-ini-incar-dana-rp180-25-miliar-7VOeOjM1pl.jpg RMK Energy IPO Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT RMK Energy Tbk segera melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) hari ini. Calon emiten dengan kode saham RMKE ini akan menjadi perusahaan tercatat ke-48 di BEI pada tahun ini.

Mengutip laman e-IPO, Selasa (7/12/2021), RMK Energy merupakan Perseroan yang bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batu bara dan trading batu bara, yang meliputi bongkar muat di stasiun kereta api, pengangkutan ke pelabuhan serta pemuatan ke tongkang dan usaha perdagangan batu bara.

Baca Juga: Wira Global Solusi, Widodo Makmur dan Tays Bakers Resmi Melantai di BEI

Saat ini Pelabuhan milik RMK Energy adalah satu-satunya Tersus (Terminal Khusus) batu bara swasta di seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan kereta api. Dengan tidak banyak solusi alternatif yang dapat ditawarkan baik oleh swasta maupun pemerintah di Sumatera Selatan pada saat ini, maka Perseroan optimis akan dapat terus bertumbuh.

Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah yang memiliki deposit batu bara terbesar di seluruh Indonesia. Akan tetapi dengan jarak hauling yang jauh (rata-rata diatas 100 km) sehingga menjadi tantangan terbesar dari wilayah ini, minimnya infrastruktur untuk pengangkutan batu bara dengan biaya ekonomis. Perseroan memanfaatkan peluang ini dengan menempatkan lokasi Pelabuhan strategisnya dekat dengan Stasiun pembongkaran kereta api batubara, yaitu Stasiun Simpang.

Baca Juga: BEI Kedatangan Widodo Makmur dan Jaya Swarasa Agung yang Listing Hari Ini

Pada tahun 2019 RMK Energi mengakuisisi Perusahaan tambang batubara yaitu PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE), yang memiliki cadangan terbukti 24,5 metric ton dengan GAR 3.300-3.800 kcal/kg. Kandungan batu bara di TBBE terletak jauh dari transportasi sungai sehingga selama ini tidak dapat diangkut keluar.

Dengan adanya jalur kereta api yang dimiliki Perseroan, batu bara yang dimiliki TBBE akan dengan mudah dikeluarkan ke Pelabuhan milik Perseroan untuk kemudian dijual. Tambang batu bara TBBE akan mulai beroperasi pada tahun 2021 sehingga akan memberikan kontribusi pendapatan terhadap Perseroan berupa penjualan batu bara dengan rata-rata 20% dari total pendapatan RMK Energy.

Adapun RMK Energy menetapkan harga penawaran sebesar Rp206 per saham. Dengan penerbitan saham sebanyak 875 juta lembar, maka potensi dana yang diraih mencapai sekitar Rp180,25 miliar.

Seluruh dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk melunasi sebagian pembayaran upgrade conveyor line 2 dari single line menjadi double line sebanyak Rp67,87 miliar, termasuk pembelian dan perakitan stacker conveyor kepada PT Rantaimulia Kencana dalam rangka mendukung kegiatan utama perseroan.

Sebanyak Rp50 miliar akan digunakan untuk pelunasan pokok utang kepada PT Bintang Timur Kapital. Ketiga, sisanya untuk modal kerja seperti bahan bakar, pelumas, suku cadang, dan pemeliharaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini