Share

Menaker Ingin Penetapan Upah Adil bagi Perusahaan-Pekerja

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 17 Desember 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 320 2518595 menaker-ingin-penetapan-upah-adil-bagi-perusahaan-pekerja-pM09jhYI0V.jpg Menaker Ida Ingatkan Perusahaan untuk Terapkan Skala Upah. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan perusahaan berkomitmen menerapkan struktur dan skala upah. Penerapan tersebut dengan memperhatikan kemampuan dan produktivitas perusahaan masing-masing.

"Komitmen ini penting agar kita dapat keluar dari persoalan Upah Minimum (UM) serta membicarakan pengupahan berbasis produktivitas," kata Menaker di Jakarta, Jumat (18/12/2021).

Baca Juga: Upah Buruh Tani Bakal Naik Jadi Rp56 Ribu per Hari

Menurutnya, adil bagi perusahaan karena upah yang dibayarkan pengusaha kepada pekerja sesuai dengan kontribusi yang diberikan pekerja dalam mencapai tujuan perusahaan, namun upah tersebut juga layak bagi penerimanya.

Sedangkan adil bagi pekerja, yaitu pekerja yang memiliki nilai jabatan yang setara mendapatkan upah yang sama, atau pekerja yang mempunyai nilai jabatan yang tinggi mendapatkan upah yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pengusaha Diperingatkan untuk Terapkan Struktur dan Skala Upah

"Jadi dengan menerapkan struktur dan skala upah akan memberikan keadilan. Adil bagi pengusaha, adil bagi pekerja, adil antar pekerja, dan adil antar wilayah," ucapnya.

Menaker mengemukakan, penerapan struktur dan skala upah di perusahaan akan memberikan manfaat, baik bagi pengusaha maupun pekerjanya.

Menurutnya, manfaat struktur dan skala upah bagi perusahaan, yaitu sebagai salah satu alat strategis untuk mendukung filosofi perusahaan, alat bantu administratif dalam rangka perencanaan biaya, dan sebagai mekanisme penentuan upah yang kompetitif sehingga dapat merekrut, mempertahankan dan memotivasi pekerja yang berkualitas yang pada akhirnya mewujudkan ketenangan dan kelangsungan berusaha.

Adapun manfaat struktur dan skala upah bagi pekerja akan menjamin aspek keadilan sehingga tidak terjadi diskriminasi, tercapainya kesetaraan upah karena besaran upah diberikan berdasarkan bobot jabatan, kenyamanan bekerja, dan terciptanya suasana yang kondusif untuk peningkatan profesionalisme dan produktivitas yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini