Share

Begini Aturan Penyeberangan hingga Penggunaan Kendaraan Pribadi pada Masa Libur Nataru, Simak Ya!

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Sabtu 18 Desember 2021 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 18 320 2518930 begini-aturan-penyeberangan-hingga-penggunaan-kendaraan-pribadi-pada-masa-libur-nataru-simak-ya-TASYuoLV8Q.jpeg Aturan Perjalanan Orang saat Libur Natal. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA — Pemerintah melakukan pengaturan perjalanan saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Salah satu yang diatur terkait persyaratan perjalanan dalam negeri dan pengalihan arus lalu lintas mobil barang selama periode Natal dan Tahun Baru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan, ketentuan tertuang dalam SE 109 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Selama Masa Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga: Ini Ketentuan Terbaru Perjalanan Kereta Api di Periode Natal dan Tahun Baru

"Dalam SE 109 Tahun 2021 tertulis setiap kendaraan bermotor umum maupun angkutan penyeberangan dikenakan pembatasan kapasitas penumpang maksimal 75% di masa libur Nataru,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi dalam keterangan resmi yang diterima MPI, Sabtu (18/12/2021).

Setipa pelaku perjalanan wajib telah divaksin lengkap dan sudah diperiksa dengan hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama bepergian.

Baca Juga: Uniknya Menginap di Kontainer, Cocok untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

“Ketentuan itu dikecualikan bagi moda perintis di wilayah perbatasan dan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) maupun pelayaran terbatas dengan kondisi masing-masing,” urainya.

Selain itu diwajibkan menjaga jarak serta harus melakukan sterilisasi dengan disinfektan di kendaraan umum maupun kapal penyeberangan setiap 24 jam dan setelah debarkasi khusus kapal penyeberangan.

“Sementara itu, bagi pengelola terminal penumpang dan pelabuhan penyeberangan ketentuan yang berlaku yakni diwajibkan untuk mempersiapkan dan menggunakan PeduliLindungi, melakukan penyemprotan disinfektan setiap 24 jam, menyediakan pengukur suhu tubuh, dan menyiapkan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan,” paparnya.

Kemudian, bagi pengguna kendaraan pribadi, untuk mengendalikan perjalanan orang nantinya dapat dilakukan pengaturan lalu lintas sesuai dengan diskresi Polri.

"Hal ini dapat berlaku di jalan tol dan non tol dengan manajemen operasional lalu lintas seperti contra flow, satu arah, maupun ganjil genap,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini