Share

Fakta-Fakta Sri Mulyani 'Sang Juru Selamat' Ekonomi RI dari Krisis

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 19 Desember 2021 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 18 320 2519047 fakta-fakta-sri-mulyani-sang-juru-selamat-ekonomi-ri-dari-krisis-j6Wm3zrXfa.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mendapat penghargaan Visionary Award dari US-ASEAN Business Councill berkat kontribusi dan dedikasinya menjaga dan meningkatkan peforma ekonomi Indonesia.

Berikut fakta-fakta menarik Sri Mulyani 'Sang Juru Selamat' krisis ekonomi RI yang dirangkum di Jakarta, Minggu (19/12/2021).

1. Terbukti Berhasil Memperkuat Ekonomi Indonesia

Menurut US-ASEAN Business Council, semasa kerjanya dari 2005 dan 2010, Sri Mulyani terbukti berhasil memperkuat ekonomi Indonesia melalui penguatan investasi dan pengelolaan ekonomi saat terjadi krisis keuangan tahun 2007-2008 dan 2014. Bahkan saat pandemi Covid-19, Menkeu disebut melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menyelamatkan perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Sri Mulyani Ambil Peluang saat Krisis, Apa Tuh?

"Saya sangat merasa terhormat dan bersyukur telah dipilih sebagai penerima Visionary Award pada US - ASEAN Business Council Award 2021. Kerjasama strategis yang telah dipelihara dengan sangat baik, ke depan akan semakin kuat karena kita akan bersama-sama memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ucap Menkeu di Jakarta.

2. Terus Berjuang untuk RI di Masa Sulit Ekonomi Global

Tariq Mahmud, Group Country Manager for Regional Southeast Asia for Visa, turut memberikan testimoni atas kinerja Menkeu yang sangat baik. Menurutnya, dalam masa baktinya sebagai pejabat publik, Menkeu terus berjuang untuk Indonesia dalam masa-masa sulit ekonomi global.

Baca Juga: Cerita Sri Mulyani soal Pinjaman Bank Meroket karena Krisis Moneter

"Dari kepemimpinannya yang kuat, hubungan kerja sama Indonesia dan US telah memberikan dampak positif. Tariq pun menyampaikan dukungannya untuk Presidensi G20 2022 yang dipegang oleh Indonesia," katanya.

3. Berhasil Mewujudkan Berbagai Inisiatif untuk Memajukan Ekonomi RI

Mantan duta besar US untuk Indonesia, Bob Blake juga mengatakan Menkeu telah berhasil mewujudkan berbagai inisiatif untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Berbagai upaya reformasi perpajakan, termasuk terbaru pajak karbon yang akan meningkatkan iklim bisnis untuk US. Lainnya, pembentukan LPDP yang telah membuat anak-anak Indonesia bisa meraih pendidikan di universitas terbaik di US dan di negara-negara lain.

"Ini adalah testimoni yang sangat kuat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Melalui berbagai kebijakan maupun Presidensi G20 2022, Indonesia yang akan memfokuskan 6 agenda prioritas pada jalur keuangan bertujuan untuk memperkuat aksi kolektif global. Dengan begitu diharapkan dapat tercapai pemulihan ekonomi dunia bersama dan pemulihan ekonomi yang lebih kuat," tutup Menkeu.

4. Khawatir Dampak Omicron Rusak Ekonomi RI

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut penyebaran varian Omicron memberikan dampak yang sama dengan varian Delta sebelumnya.

"Jadi sekarang ada varian baru Omicron yang masih kita tidak ketahui bagaimana ini berdampak, apakah sama serius dan merusak dari varian delta atau jauh lebih ringan dari varian delta," ujar Sri Mulyani dalam video virtual.

Menurut dia, pemerintah Indonesia diklaim telah sangat mampu dalam mengendalikan pandemi Covid-19 yang cukup baik.

"Namun demikian, itu tidak berarti bahwa anda selesai. Presiden Jokowi selalu mengingatkan bahwa Covid-19 masih ada," katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini