Share

Maaf Penumpang Kapal Laut yang Belum Vaksin Dilarang Naik, Cek Aturan Terbarunya!

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521882 maaf-penumpang-kapal-laut-yang-belum-vaksin-dilarang-naik-cek-aturan-terbarunya-Diiww3Kw0w.jpg Aturan Penyeberangan dengan Kapal Laut. (Foto: Okezone.com/ASDP)

JAKARTA — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan terbaru pengetatan aturan perjalanan orang dengan transportasi laut selama masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha menyebutkan, aturan baru tersebut dituangkan dalam Surat Edaran No 110 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Laut di masa Libur Nataru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan dan mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan Covid-19,” kata Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha melalui keterangan resmi yang dikutip MPI, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga: Aturan Ketat Naik Kereta Api Selama Nataru, Anak Kecil Wajib PCR

Selama masa Libur Nataru, pelaku perjalanan dalam negeri wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan.

Selain itu ada beberapa aturan lain yang diperketat di antaranya penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan dari dan/atau ke pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia.

“Pertama, wajib menunjukkan kartu vaksin (dosis lengkap) dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam atau di pelabuhan sebelum keberangkatan,” paparnya.

Baca Juga: Stok Beras Jelang Natal 7,5 Juta Ton, Mentan: Tak Perlu Khawatir Kekurangan

Penumpang kapal laut yang berusia di atas 17 (tujuh belas) tahun dan belum mendapatkan vaksin dosis lengkap, ataupun tidak melakukan vaksin dosis lengkap dikarenakan alasan medis, maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara.

Sementara itu, penumpang kapal laut yang berusia di bawah 12 (dua belas) tahun diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT- PCR Test yang pengambilan sampelnya dilakukan dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan tanpa harus menunjukkan kartu vaksin.

“Penumpang kapal laut yang menunjukkan gejala indikasi COVID- 19 walaupun berdasarkan surat keterangan RT-PCR Test atau Rapid Test Antigen menunjukkan hasil negatif, maka penumpang tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR serta karantina mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya

Sebagai catatan, untuk surat edaran ini akan mulai diberlakukan sejal tanggal 24 Desember 2021 hingaa 2 Januari 2022 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini