Share

Erick Thohir Angkat KSAD Dudung Abdurachman Jadi Komut Pindad

Suparjo Ramalan, iNews · Jum'at 24 Desember 2021 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521892 erick-thohir-angkat-ksad-dudung-abdurachman-jadi-komut-pindad-LErQuJAEtN.jpg KSAD Dudung Abdurachman Jadi Komut Pindad. (Foto: Okezone.com/Pindad)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Dudung Abdurachman sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero). Dudung menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa yang sebelumnya mengisi posisi tersebut.

Kabar pergantian tersebut dibenarkan Direktur Utama Pindad, Abraham Mose. Menurutnya, pergantian Komisaris Utama perseroan dilakukan pada Kamis, 23 Desember 2021, melalui Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN.

Baca Juga: 7 Alat Tempur Canggih Milik Militer Indonesia, dari Tank Harimau hingga Pindad Komodo

Abraham pun berharap keberadaan Dudung Abdurachman mampu mendorong kemampuan Pindad sebagai industri pertahanan agar lebih tumbuh kembang dalam melakukan inovasi terhadap produk baru seperti senapan, pistol, peluru dan kendaraan tempur dalam mendukung TNI.

"Tentunya harapan kedepan untuk Pindad dengan keberadaan Komut yang baru akan tetap mendorong kemampuan Pindad sebagai industri pertahanan lebih tumbuh kembang dalam melakukan inovasi terhadap produk baru, senapan, pistol, peluru dan kendaraan tempur u mendukung TNI kita," ujar Abraham saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Ketika KSAD Jenderal Dudung Jajal Senjata Unggulan Pindad

Menurutnya, Andika Perkasa pun melakukan hal serupa, dimana, mendorong kinerja perseroan untuk memperkuat sistem pertahanan nasional.

"Hal yang sama juga sudah dilakukan Komut sebelumnya untuk kemajuan PT Pindad ke depan," ungkapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dudung Abdurachman juga menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Alumnus Akmil 1988 ini diangkat sebagai Pangkostrad sejak 25 Mei 2021 setelah dinilai sukses mengemban amanah sebagai Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya).

Nama Dudung sempat disorot karena aksinya mencopot baliho bergambar Rizieq Shihab, yang saat itu menjadi pemimpin Front Pembela Islam (FPI) pada November 2020.

Menurutnya, apa yang dia lakukan sebagai tanda bahwa semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, termasuk dalam urusan pemasangan baliho. Di saat yang sama Dudung juga melontarkan wacana agar FPI dibubarkan.

Pada Mei 2021, Mayjen Dudung kembali menunjukkan ketegasannya dengan pernyataan komitmen untuk menumpas perilaku premanisme debt collector di wilayah Jabodetabek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini