Share

Harta 10 Miliarder Ini Menyusut, Simak Faktanya

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 26 Desember 2021 05:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 455 2522457 harta-10-miliarder-ini-menyusut-simak-faktanya-9lfhTiTZoI.jpg Miliarder yang jatuh miskin sepanjang 2021 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tidak semua miliarder di dunia bertambah kaya di tahun 2021. Beberapa di antaranya harus mengalami kerugian dengan kehilangan miliaran Dollar Amerika.

Berikut fakta orang terkaya yang 'jatuh miskin' di 2021 yang dirangkum di Jakarta, Minggu (26/12/2021).

Baca Juga: 10 Miliarder Dunia Jatuh Miskin, Didominasi Taipan China

1. Harta Kekayaan Berkurang Drastis

10 miliarder dunia mengalami penurunan kekayaan paling besar pada tahun 2021. Penurunan ini membuat harta kekayaan mereka berkurang drastis hingga USD152 miliar atau setara Rp2.178 triliun (kurs Rp14.330 per USD).

Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya Dunia yang 'Jatuh Miskin' di 2021

2. Miliarder Colin Zheng Huang Paling Terpuruk

Sejauh ini penurunan paling banyak dirasakan oleh Colin Zheng Huang asal China. Pendiri platform e-commerce Pinduoduo, Colin Zheng Huang kehilangan 64% kekayaannya atau USD40,2 miliar (Rp576 triliun) di tahun 2021. Hal ini karena saham Pinduoduo turun dengan jumlah yang hampir sama.

Sudah dikempiskan oleh penyelidikan antimonopoli luas yang mengancam raksasa internet China, perusahaan berusia enam tahun itu semakin diguncang oleh pengunduran diri mendadak Huang sebagai ketua pada bulan Maret.

Sahamnya turun 21% setelah meleset dari ekspektasi pendapatan kuartal di bulan November. Saat ini, kekayaan bersih Huang yaitu USD22,4 miliar (Rp320,9 triliun).

3. Jack Ma Menyusul di Posisi Berikutnya

Jack Ma sempat menjadi orang terkaya di China dan salah satu taipan yang paling blak-blakan, menghabiskan sebagian besar tahun 2021 dari pandangan publik setelah regulator pemerintah mengambil tindakan keras terhadap perusahaannya.

Regulator China pertama kali membatalkan IPO yang direncanakan oleh Ant Group senilai USD35 miliar pada November 2020. Kemudian Alibaba, raksasa e-commerce yang didirikan oleh Jack Ma, dikenai denda USD2,8 miliar pada bulan April sebagai bentuk hukuman antimonopoli tertinggi yang pernah diterapkan di China dengan tuduhan bahwa Alibaba melanggar aturan anti-monopoli.

Kapitalisasi pasar Alibaba turun lebih dari 46% sepanjang tahun ini, turun sebanyak USD21,4 miliar (Rp306,6 triliun), membuat harta kekayaan Jack Ma turun 37% menjadi USD37 miliar (Rp530,2 triliun).

4. Didominasi Taipan China

Secara keseluruhan, daftar ini didominasi oleh para pebisnis Tiongkok, di antaranya Hui Ka Yan, Zhang Yong, Lei Jun, Zhang Bangxin, dan Zhong Huijuan. Nama lainnya yaitu Daniel Gilbert.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini