Share

Garuda Indonesia Cari Cuan di Libur Nataru

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 28 Desember 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 28 320 2523807 garuda-indonesia-cari-cuan-di-libur-nataru-C4h7hxTi97.jpg Garuda Indoensia Prediksi Penumpang Pesawat Meningkat Jelang Libur Akhir Tahun. (Foto: Okezone.com/AP 2)

JAKARTA Garuda Indonesia memproyeksikan trafik penumpang tumbuh positif hingga 27% pada periode Natal dan Tahun Baru. Peningkatan trafik penumpang sejalan dengan tren masyarakat yang memanfaatkan momen akhir tahun untuk melakukan perjalanan bersama keluarga.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, proyeksi pertumbuhan positif trafik penumpang pada periode akhir tahun tentunya menjadi optimisme tersendiri bagi perseroan di tengah dampak penurunan trafik penumpang sepanjang masa pandemi.

Baca Juga: 5 Fakta Nasib Garuda Indonesia, Diprediksi Bangkrut hingga Pecat 2.400 Karyawan

Sebagai entitas bisnis yang turut mengandalkan mobilitas penumpang maupun barang sebagai lini pendapatan utama, tentunya proyeksi ini menjadi sinyal positif tersendiri atas upaya percepatan pemulihan kinerja Garuda kedepannya.

“Proyeksi peningkat trafik penumpang di penghujung tahun ini menjadi momentum penting bagi Garuda untuk terus mengakselerasikan langkah pemulihan ekosistem bisnis penerbangan yang bersama-sama turut diselaraskan dengan langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen kami sebagai national flag carrier untuk terus berperan aktif sebagai satu kesatuan ekosistem industri strategis nasional, guna memastikan langkah perbaikan kinerja Garuda berjalan secara berkesinambungan dengan upaya pemulihan sektor sektor pariwisata nasional dan ekonomi daerah”, papar Irfan di Jakarta, Selasa(28/12/2021).

Baca Juga: Kabar Pertamina Stop Avtur Garuda, Dirut: Kayaknya Ada yang Bohongin Dahlan Iskan

Walaupun proyeksi pertumbuhan penumpang tersebut belum menunjukan pertumbuhan signifikan jika dibandingkan dengan peningkatan pergerakan penumpang periode akhir tahun di masa sebelum pandemi, Garuda Indonesia melihat tren positif ini menjadi basis penting dalam merefleksikan kesiapan masyarakat untuk terus beradaptasi dalam melalukan perjalanan di era kenormalan baru ini dengan memastikan konsistensi penerapan protokol kesehatan berjalan optimal.

“Hal ini juga selaras dengan hasil survey internal yang kami lakukan pada bulan Oktober lalu dimana 68% penumpang menyatakan akan mulai melaksanakan perjalanan dalam 3 bulan ke depan yaitu pada bulan November, Desember dan Januari. Tentunya kenaikan trafik penumpang tersebut terus kami selaraskan dengan berbagai langkah preventif guna memastikan konsistensi penerapan protocol kesehatan berjalan optimal pada seluruh lini operasional, selain tentunya memastikan aspek safety, service dan security operasional penerbangan berjalan optimal dengan didukung oleh stakeholder terkait, termasuk memastikan konsistensi tingkat ketepatan waktu penerbangan tetap terjaga, dimana rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan Garuda pada periode nataru hingga saat ini berhasil menyentuh kisaran 85 %”, jelas Irfan.

Di tengah sinyal positif proyeksi peningkatan trafik penumpang pada momentum akhir tahun ini, pihaknya meyakini konsistensi penerapan prokes dan tata laksana penanganan pandemi tetaplah menjadi prioritas bersama yang harus senantiasa dikedepankan dengan memastikan seluruh pemangku kepentingan terkait siap beradaptasi dengan berbagai upaya penanganan pandemi di era kenormalan baru.

"Oleh karenanya, kesiapan infrastruktur terhadap upaya penegakan prokes terus kami optimalkan bersama stakeholder terkait, guna memastikan komitmen menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat senantiasa terjaga”, tutup Irfan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini