Share

Proyek LRT Jabodebek Dikebut Usai KAI Dapat PMN Rp6,9 Triliun

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 31 Desember 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 320 2525459 proyek-lrt-jabodebek-dikebut-usai-kai-dapat-pmn-rp6-9-triliun-6W0msIGygV.jpg Progres LRT Jabodebek Capai 78,3%. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat progres pembangunan proyek Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek mencapai 78,39%. Diharapkan proyek LRT Jabodebek rampung di 2022.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo memproyeksikan, untuk LRT Jabodebek dapat beroperasi pada tahun depan dan ditargetkan rampung di Agustus 2022.

Baca Juga: LRT Jabodebek Beroperasi Tanpa Masinis Mulai Agustus 2022, Aman Enggak Ya?

“Kami sampaikan, sampai dengan 16 Desember 2021 ini, proyek LRT Jabodebek telah mencapai 78,39% dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2022,” kata Didiek Hartantyo, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (31/12/2021).

PT KAI resmi telah mendapatkan biaya penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang bersumber dari APBN tahun 2021 sebesar Rp6,9 triliun.

 Baca Juga: Tepat di Hari Kemerdekaan, LRT Jabodebek Beroperasi 17 Agustus 2022 

“PMN tersebut akan digunakan KAI untuk melanjutkan pembangunan proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta Bandung,” urainya.

 

Sementara itu, untuk progres Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) per 28 Desember progresnya telah mencapai 79,65% dan ditargetkan dapat beroperasi pada Desember 2022.

"KAI akan terus mengawal jalannya kedua Proyek Strategis Nasional berbasis perkeretaapian ini agar dapat beroperasi tepat waktu dengan tetap memperhatikan unsur-unsur tata kelola perusahaan yang baik," pungkas Didiek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini