Share

Ekspor Dilarang, PLN Dapat Tambahan Pasokan 3,2 Juta Ton Batu Bara

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 320 2526951 ekspor-dilarang-pln-dapat-tambahan-pasokan-3-2-juta-ton-batu-bara-PYU2aLLDIx.jpg Ekspor Batu Bara Dilarang. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA  – PT PLN (Persero) memastikan terpenuhinya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik demi menjaga keandalan listrik dan melindungi kepentingan nasional.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, hingga hari ini, PLN mendapatkan tambahan komitmen pasokan batu bara untuk Januari 2022 sebesar 3,2 juta ton dari total rencana 5,1 juta ton. 

Baca Juga: Listrik Mati atau Ekspor Batu Bara, Sri Mulyani: Pilihan Sulit

Tambahan komitmen pasokan batu bara ini didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit-pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah.

Pengiriman dan pembongkaran batu bara yang dilakukan PLN telah dilakukan dengan cepat, efisien dan efektif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Demikian dikutip dari keterangan PLN, Senin (3/1/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi Ancam Cabut Izin Ekspor Perusahaan Batu Bara, Kenapa?

Namun PLN menegaskan bahwa masa kritis ini belum terlewati. PLN mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki dan menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok batu bara. Hal ini dilakukan demi mengamankan pasokan batu bara hingga mencapai minimal 20 HOP.

Pemerintah telah menegaskan bahwa kebutuhan batu bara untuk seluruh pembangkit listrik PLN merupakan kepentingan nasional yang harus didahulukan oleh setiap pemegang IUP dan IUPK. Hal ini sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait dalam rangka digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, termasuk dalam hal ini pemenuhan energi primer untuk keandalan operasi PLN.

PLN juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, pemilik IUP dan IUPK, serta semua pihak terkait atas dukungannya dalam mengamankan ketahanan energi nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini