Share

Menhub: Pelaku Perjalanan Kereta Api Naik 56% di Libur Nataru

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 04 320 2527348 menhub-pelaku-perjalanan-kereta-api-naik-56-di-libur-nataru-RJXqteH4Z1.jpg Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pelaku perjalanan sektor kereta api mengalami kenaikan tertinggi dengan kenaikan sebesar 56% dibanding sejumlah moda transportasi lain.

"Menurut catatan untuk angkutan kereta api naik 56%, untuk angkutan jalan (bus) itu naik 22 %, penerbangan 10 % penyeberangan naik 1% dan angkutan laut sebanyak 26%,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Penutupan Posko Monitoring Penyelenggaraan Transportasi Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Selasa (4/1/2022).

Baca Juga: RI Terpilih Jadi Anggota Dewan IMO, Menhub: Pengakuan Dunia di Sektor Maritim

Dia menjelaskan berkaitan dengan kegiatan kegiatan di sejumlah pos tertentu untuk proyeksi perjalanan berlangsung secara baik dan aman sehingga terjalin adanya kerjasama yang baik antara pemerintah pusat, daerah dan sejumlah stake holder.

"Semua angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tetap ingin pergi tetapi kita juga memberikan suatu layanan yang baik dan masyarakat mematuhi prokes,” urainya.

Meski demikian, Menhub menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah banyak menaati atursn dan regulasi bepergian di masa Libur Nataru.

Baca Juga: Sidang Majelis IMO, Menhub Beberkan Kontribusi RI di Dunia Maritim

“Kami mencatat bahwa bagi mereka yang pergi melaksanakan proses dengan baik, misalnya mereka menggunakan masker, jaga jarak, mereka sudah lakukan vaksinasi,antigen sangat membantu dan apa yang diamanatkan oleh presiden,” pungkasnya.

Adapun rincian data tersebut adalah sebagai betikut:

- Pada angkutan bus, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 22,09% yaitu dari 775.751 penumpang menjadi 947.106 penumpang.

- Pada angkutan penyeberangan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 0,66% yaitu dari 1.509.233 penumpang menjadi 1.519.204 penumpang.

- Pada angkutan udara, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 10,27% yaitu dari 2.001.836 penumpang menjadi 2.207.370 penumpang.

- Pada angkutan laut, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 26,04% yaitu dari 475.838 penumpang menjadi 351.929 penumpang.

- Pada angkutan kereta api, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 56,46% yaitu dari 540.503 penumpang menjadi 845.691 penumpang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini