Share

Daftar 10 Saham Top Gainers Sepekan, Emiten Boy Thohir ADMR Juaranya

Anggie Ariesta, Jurnalis · Sabtu 08 Januari 2022 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 08 278 2529136 daftar-10-saham-top-gainers-sepekan-emiten-boy-thohir-admr-juaranya-Me3zypUBz5.jpg Daftar 10 Saham Menguat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Daftar 10 saham yang menguat dan masuk top gainers dalam perdagangan sepekan periode 3 Januari-7 Januari 2022.

Berdasarkan data BEI, dikutip Sabtu (8/1/2022), peringkat pertama top gainers sepekan ini diraih oleh pendatang baru di bursa yaitu PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang meroket 280 persen di level 380. ADMR merupakan anak usaha dari PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang dimiliki miliarder Garibaldi 'Boy' Thohir.

Baca Juga: Perdagangan Saham 2022 Dibuka Jokowi, IHSG Sepekan Meroket 1,82% ke 6.701

Selain ADMR, terdapat 9 emiten lain yang cuan dalam sepekan. Berikut 10 saham top gainers sepekan:

1. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 280 persen di Rp380 dari Rp100.

2. PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) naik 85,87 persen di Rp342 dari Rp184.

3. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 80,47 persen di Rp462 dari Rp256.

4. PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) tumbuh 80 persen di Rp90 dari Rp50.

5. PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) naik 76,47 persen di Rp120 dari Rp68.

6. PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menguat 58,93 persen di Rp356 dari Rp224.

7. PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menguat 55,10 persen di Rp152 dari Rp98.

8. PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik 45,50 persen di Rp1.455 dari Rp1.000.

9. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) meningkat 43,46 persen di Rp10.150 dari Rp7.075.

10. PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) menanjak 43,30 persen di Rp278 dari Rp194.

Tercatat, selama sepekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 1,82 persen menjadi 6.701,316 dari 6.581,482 pada pekan sebelumnya.

Adapun indeks sektoral yang menanjak yakni energi (2,93 persen), industri (0,71 persen), non siklikal (1,29 persen), kesehatan (1,72 persen), keuangan (4,11 persen), teknologi (5,52 persen), dan transportasi (1,92 persen).

Sementara yang merosot ada sektor sektor bahan baku (-2,04 persen), siklikal (-4,32 persen), properti (-1,99 persen), dan infrastruktur (-1,21 persen).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini