Share

5 Fakta Ekspor Batu Bara Dibuka, Menko Luhut Beri Peringatan Ini ke Pengusaha Tambang

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 16 Januari 2022 03:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 320 2532769 5-fakta-ekspor-batu-bara-dibuka-menko-luhut-beri-peringatan-ini-ke-pengusaha-tambang-cIxF8bP8vI.jpg Batu Bara (Foto: Okezone)

JAKARTA – Larangan ekspor batu bara resmi dicabut. Pemerintah kembali mengizinkan kegiatan ekspor batu bara secara bertahap dan akan dievaluasi mulai Rabu (12/1/2022).

Berikut fakta ekspor batu bara dibuka yang dirangkum di Jakarta, Minggu (16/1/2022).

1. Dibuka Secara Bertahap

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, sebelum melakukan ekspor batu bara, kapal akan diverifikasi. Bagi kapal berisi batu bara yang lolos verifikasi sesuai peraturan dan regulasi Domestic Market Obligation (DMO) diperbolehkan berangkat.

"Jadi nanti Kita masih lihat, sekarang yang pertama semua yang pertama semuanya sudah membaik, nanti, kapan mau dibuka ekspor secara bertahap kita mulai Rabu besok,” kata Luhut.

Baca Juga: Heboh Tan Paulin Disebut 'Ratu' Batu Bara, Komisi VII Dalami di Panja Illegal Mining

2. Pemerintah Tengah Melakukan Banyak Pembenahan

Menko Luhut mengatakan, pemerintah tengah melakukan banyak pembenahan dalam kegiatan ekspor khususnya pasokan batu bara yang berkaitan dengan PLN.

“Kita benahi banyak betul ini, nanti tak ada lagi boleh PLN trading dengan trader jadi semua harus beli dari perusahaan,” pungkasnya.

3. Jepang Ucapkan Terima Kasih

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bertemu Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Hagiuda Kochi. Koichi pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang membuat keputusan soal kapal pengangkut batu bara telah diumumkan kemarin.

Baca Juga: Hanya 18 dari 37 Kapal Pengangkut yang Boleh Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya?

“Saya berterima kasih kepada pemerintah indonesia sudah dijelaskan secara detil tentang rencana pemerintah Indonesia soal keputusan release batu bara kemarin,” katanya.

4. Larangan Akan Dicabut Jika Stok Batu Bara Aman dan Terkendali

Larangan ekspor batu bara akan dicabut jika PT PLN (Persero) menyatakan kondisi stok batu bara aman dan terkendali. Saat ini, ekspor batu bara masih belum dibuka.

"Yang declare shortage dari PLN, kita bantu pengamanan, dan sekarang PLN menyiapkan kesiapan. Kita harap sore ini ada pernyataan," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers.

Arifin menambahkan, ekspor batu bara akan dibuka ketika komoditas ini sudah datang ke pembangkit, baik milik PLN maupun swasta.

Menurutnya, jika larangan ekspor ini tidak dilakukan, maka kondisi energi primer Indonesia akan kritis. Diketahui, selain batu bara, pasokan LNG juga sempat menipis.

5. Ekspor Dibuka bagi Perusahaan yang Penuhi DMO 100%

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan bahwa, pencabutan larangan ekspor batu bara masih menunggu situasi stok di pembangkit listrik.

Ketika sudah dibuka, keran ekspor ini akan diprioritaskan bagi produsen yang sudah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation/DMO sebesar 100%.

"Yang kita prioritaskan adalah bagi para produsen yang memenuhi 100% DMO-nya untuk diberikan prioritas pertama. Sedangkan yang belum memenuhi (DMO), agar memenuhi terlebih dahulu," ujar Arifin dalam konferensi pers.

Menurutnya, pemerintah sudah menetapkan sanksi disiplin bagi produsen yang tidak memenuhi kewajiban DMO. Oleh karenanya, jika ingin ekspor diizinkan, produsen yang belum memenuhi kewajiban DMO sampai 100% atau bahkan yang masih 0% harus menyelesaikan tanggung jawabnya terlebih dahulu. Shelma Rachmahyanti

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini