Share

Tak Capai Target, Realisasi Investasi EBT USD1,51 Miliar di 2021

Athika Rahma, MNC Portal · Senin 17 Januari 2022 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 320 2533347 tak-capai-target-realisasi-investasi-ebt-usd1-51-miliar-di-2021-wTubRv85JL.jpg Energi Baru Terbarukan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian ESDM melaporkan kinerja investasi subsektor Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) tahun 2021. Di mana realisasi investasi mencapai USD1,51 miliar.

Angka ini lebih tinggi dari tahun 2020 yang sebesar USD1,36 miliar, namun tidak mencapai target yang ditetapkan di tahun 2021 yaitu USD2,04 miliar. Dengan kata lain, realisasi investasi EBT tahun 2021 hanya mencapai 74%.

Baca Juga: Harta Karun Energi Terbesar Nomor 2 Dunia, Intip Peluang Ekspor Panas Bumi ke Singapura

"Dari investasi ini digambarkan dari sisi konservasi energi, bioenergi, aneka EBT, panas bumi yang totalnya USD1,51 miliar," ujar Dadan dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Secara rinci, kontribusi realisasi investasi tahun ini didasarkan dari investasi di bidang panas bumi USD 0,86 miliar, aneka EBT USD0,48 miliar, bioenergi USD0,34 miliar yang merupakan kombinasi pembangkit listrik dan industri bahan bakar nabati dan konservasi energi USD10 juta.

Baca Juga: Roadmap Pajak Karbon hingga Porsi Listrik Energi Terbarukan Capai 20.923 Mw

Dadan menjelaskan, di tahun 2022 pihaknya menargetkan investasi sektor EBT bisa mencapai USD3,91 miliar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) panas bumi mencapai Rp 1,929 triliun tahun ini, atau setara 134% dari target Rp1,438 triliun.

"Tahun depan kita targetkan Rp1,554 triliun," imbuh Dadan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini