Share

Skema Subsidi Listrik Mau Diubah, Ini Bocorannya

Athika Rahma, MNC Portal · Rabu 19 Januari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 320 2534488 skema-subsidi-listrik-mau-diubah-ini-bocorannya-VLebEDX75k.jpg Skema Subsidi Listrik Akan Diubah supaya Lebih Tepat Sasaran. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah akan mengubah skema subsidi listrik agar tepat sasaran. Subsidi akan langsung diberikan kepada penerima yang berhak.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana membeberkan tahapan pengubahan skema ini. Seperti apa? Berikut penjelasannya, ditulis Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Skema Subsidi Listrik Mau Diubah, ESDM Minta Data Orang Miskin tapi Dicuekin Kemensos

1. Subsidi Diberi Langsung ke Penerima

Rida menjelaskan, ke depan subsidi listrik akan diberikan langsung ke penerima, bukan ke listriknya.

"Nanti semua pelanggan itu bayarnya sesuai tarif, yang non subsidi. Nah yang berhak disubsidi itu bisa dikasih berupa cash atau voucher, dan itu hanya bisa dipakai untuk bayar listrik saja nggak bisa yang lain," ujar Rida dalam konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Skema Subsidi Langsung, Tarif Listrik Berpotensi Naik!

2. Tarif Listrik Subsidi Tidak Naik Sejak 2003

Rida mengatakan, tarif listrik subsidi juga akan menjadi perhatian pemerintah karena sejak 2003, tarif listrik bersubsidi tidak pernah berubah.

3. Butuh Data yang Akurat

Persoalan penyaluran subsidi listrik ini pada akhirnya berujung pada satu faktor penting, yaitu data penerima. Dibutuhkan data yang akurat agar penyaluran subsidi tepat sasaran.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Agar reformasi penyaluran subsidi bisa berjalan dengan baik, maka data penerima subsidi harus bisa ditetapkan lebih dulu. Minimal, 85% data penerima subsidi harus sesuai dengan fakta dan kondisi nyata di lapangan.

"Tapi lucunya, data ini semakin kita kerja semakin dinamis, mau nggak mau kita harus punya acuan data, dan statusnya kapan," ujarnya.

4. Skema Masih Digodok

Rida menandaskan, skema subsidi ini masih didiskusikan dengan hati-hati agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Yang pasti kita jangan buat aturan yang menyusahkan rakyat," katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini