Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah tapi Lebih Baik Dibanding Mata Uang Filipina dan Rusia

Michelle Natalia , Jurnalis-Kamis, 20 Januari 2022 |15:25 WIB
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah tapi Lebih Baik Dibanding Mata Uang Filipina dan Rusia
Penyebab Rupiah Melemah. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan nilai tukar Rupiah terjaga didukung oleh langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia dan ketahanan sektor eksternal Indonesia, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang berlanjut.

"Nilai tukar Rupiah pada 19 Januari 2022 melemah 0,77% secara point to point dan 0,01% secara rerata dibandingkan dengan level Desember 2021," ungkap Perry di Jakarta, Kamis(20/1/2022).

Baca Juga: Uang Gambar Melati dan Kelapa Sawit Dijual Rp100 Juta-Rp500 Juta? Jangan Tertipu, Ini Harga Aslinya

Perkembangan nilai tukar Rupiah disebabkan oleh aliran masuk modal asing yang masih terbatas di tengah terjaganya pasokan valas domestik dan persepsi positif terhadap prospek perekonomian domestik.

"Depresiasi Rupiah tersebut relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Filipina (0,98% ytd) dan Rusia (2,89% ytd)," tambahnya.

Baca Juga: Ini Penampakan Uang Logam Pecahan Rp500.000 Gambar Bung Karno dan Bung Hatta, Terbuat dari Emas!

Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan tetap terjaga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap baik, di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang berlanjut.

"Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar," pungkasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement