Share

Kalbe Farma (KLBF), Emiten Miliarder Boenjamin Setiawan Bakal Buyback Saham Rp1 Triliun

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 09 Februari 2022 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 09 278 2544620 kalbe-farma-klbf-emiten-miliarder-boenjamin-setiawan-bakal-buyback-saham-rp1-triliun-MBBp4pVI6t.jpg Kalbe Farma Berencana Buyback Saham. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback. Hal itu dilakukan sehubungan dengan kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, pembelian kembali saham perseroan akan dilaksanakan terhitung sejak 9 Februari hingga 8 Mei 2022.

Baca Juga: Kisah Sukses Dr Boen, Jualan Obat dari Garasi Mobil Kini Punya Harta Rp60,3 Triliun

"Biaya yang timbul dari pembelian kembali saham adalah imbalan jasa atas transaksi pembelian saham di BEI melalui perusahaan perantara pedagang efek, yaitu sekitar 0,1% dari nilai transaksi," tulis Vidjongtius dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (9/2/2022).

Adapun perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali adalah maksimum Rp1 triliun dengan jumlah saham maksimum 588 juta lembar saham-saham.

Baca Juga: Uji Klinis Vaksin Covid-19 GX-19N, Saham Kalbe Farma Gacor

Vidjongtius menjelaskan KLBF berencana menggunakan dana internal dan pinjaman sebagai sumber pembiayaan utama untuk pembelian saham. Kalbe Farma sendiri memperkirakan dampak biaya bunga dari pinjaman sekitar Rp29 miliar per tahun.

Dengan mempertimbangkan penurunan pendapatan tersebut secara pro rata, Kalbe Farma memperkirakan proforma laba per saham periode 9 bulan 2021 adalah Rp48,3 per saham dibandingkan laba per saham yang dibukukan sebesar Rp48,8 per saham.

“Perseroan membatasi harga pembelian saham sebesar maksimum Rp 1.700 per saham. Pembelian saham akan dilaksanakan melalui transaksi di BEI, dan untuk itu perseroan akan menggunakan jasa dari perantara pedagang efek,” tuturnya.

Menurut Vidjongtius, pembelian kembali saham diharapkan dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif, serta memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental. Pembelian kembali atas saham KLBF juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang.

“Saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perseroan memerlukan penambahan modal,” pungkas Vidjongtius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini