Share

Puradelta Lestari Incar Marketing Sales Rp1,8 Triliun di 2022

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 278 2548832 puradelta-lestari-incar-marketing-sales-rp1-8-triliun-di-2022-hXP0O7LioX.jpg Target marketing sales Puradelta Lestari (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan pra penjualan atau marketing sales senilai Rp1,8 triliun di tahun 2022. Pengembang kawasan perkotaan terpadu modern Kota Deltamas ini menargetkan marketing sales ditopang oleh penjualan lahan industri, di samping penjualan lahan atau produk hunian dan komersial.

Direktur DMAS Tondy Suwanto mengatakan, permintaan lahan industri di awal tahun 2022 cukup tinggi walaupun situasi pandemi belum berakhir.

“Kami melihat bahwa permintaan lahan industri dari sektor data center justru meningkat di tengah masa pandemi ini,” kata Tondy Suwanto dalam keterangan resminya di keterbukaan informasi BEI, Kamis (17/2/2022).

Tondy menambahkan bahwa dengan banyaknya permintaan lahan industri dari sektor data center, disertai dengan upaya dan kesiapan Perseroan dalam membangun infrastruktur dan utilitas khusus yang diperlukan untuk mendukung aktivitas pelanggan data center, DMAS meyakini bahwa di tahun 2022 akan semakin banyak pemain data center yang bergabung di kawasan industri GIIC Kota Deltamas.

Perseroan sendiri sudah menyiapkan sebuah zona khusus di kawasan industri GIIC Kota Deltamas yang didedikasikan untuk industri data center maupun industri-industri serupa. Zona khusus ini dilengkapi dengan keandalan pasokan listrik premium yang optimal dan serat optik privat yang memberikan keamanan data terhadap data yang dikelola masing-masing pelanggan data center.

“Hal ini menjadi keunggulan utama bagi kawasan industri GIIC Kota Deltamas untuk menarik calon pelanggan data center,” kata Tondy Suwanto.

“Berbekal fasilitas dan utilitas yang terus disempurnakan tersebut, kawasan industri GIIC Kota Deltamas siap menjadi pusat data center terdepan dan terbaik di Indonesia,” tambahnya.

Tondy Suwanto lebih lanjut mengungkapkan bahwa di awal tahun 2022 masih ada permintaan lahan industri sekitar 70 hektar. Di samping sektor data center, terdapat permintaan dari sektor industri lain seperti industri terkait otomotif, industri pangan, maupun industri perabot rumah tangga.

“Oleh sebab itu, kami meyakini dapat meraih target marketing sales sebesar Rp1,8 triliun di tahun 2022,” ujar Tondy Suwanto.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Permintaan akan lahan atau produk hunian dan komersial juga diperkirakan akan meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan industri di Kota Deltamas dan sekitarnya. Dengan perkembangan aktivitas yang pesat di Kota Deltamas, Perseroan akan terus mengembangkan kawasan hunian dan komersialnya di Kota Deltamas dengan mempertimbangkan permintaan pasar.

“Kami meyakini bahwa permintaan hunian dan komersial akan terus meningkat, apalagi dengan proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas komersial yang juga telah mulai dibangun di Kota Deltamas dan sekitarnya. Namun demikian, di tengah situasi pandemi seperti ini, kami juga perlu melihat perkembangan permintaan pasar dengan jeli,” pungkas Tondy Suwanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini