Share

Menko Luhut Ajak Masyarakat Bantu Ekonomi RI dengan Beli Produk Lokal

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Jum'at 18 Februari 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 320 2549155 menko-luhut-ajak-masyarakat-bantu-ekonomi-ri-dengan-beli-produk-lokal-PA3XeD4CUg.jpg Menko Luhut Ajak Pemerintah Pusar dan Daerah untuk Beli Produk Lokal. (Foto: Okezone.com/Kemenko Marves)

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk membeli produk dalam negeri. Dirinya juga mengajak masyarakat membeli produk lokal agar bisa mendukung perekonomian Indonesia.

“Jadi dengan kalau pemerintah belanja produk dalam negeri, ini menunjukkan keberpihakan kita pada negeri kita yang nyata. Selain itu mari kita dapat mendorong perekonomian di Indonesia,” tegas Menko Luhut dalam keterangan resmi yang diterima MNC PORTAL, Jumat (18/2/2022).

Baca Juga: Beli Produk Lokal Rp400 Triliun, Luhut Giring Produsen Asing Investasi di RI

Luhut mengatakan, terdapat tiga prinsip utama aksi afirmatif bagi pembelian produk dalam negeri. Belanja pemerintah wajib untuk Produk Dalam Negeri, termasuk belanja barang dan jasa. Jika ada impor, maka hal tersebut menjadi pengecualian dengan besaran impor maksimal 10%.

“Untuk kementerian atau lembaga yang mengusulkan impor harus menyampaikan kebijakan, program, dan langkah pengurangan impor sampai dengan 5% pada tahun 2023,” urainya.

Baca Juga: Menperin Minta 'Duit' ke Sri Mulyani untuk Sertifikasi Produk Lokal

Optimalisasi e-Purchasing dan e-Tendering juga perlu dilakukan. Pengadaan barang/jasa melalui e-Tendering agar mencantumkan syarat wajib menggunakan produk dalam negeri dan produk yang dihasilkan UMKM pada kontrak kerja sama.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Hal ini mengoptimalkan potensi lebih dari 50% anggaran belanja K/L untuk produk dalam negeri. Pemerintah Indonesia memiliki kemampuan membeli yang begitu besar dan perlu dimanfaatkan untuk menciptakan permintaan terhadap produk dalam negeri, proses industrialisasi, dan menciptakan lapangan kerja baru,” tandasnya.

Sebagai catatan, saat ini terdapat 20 kelompok produk ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) seperti peralatan kelistrikan, kesehatan, telekomunikasi, elektronika, dan berbagai peralatan lain yang dapat mendukung kerja Pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini