Dia berharap kalau Citilink bisa terus memberikan berbagai langkah yang lebih inovatif di tengah pandemi Covid-19.
"Jajaran direksi dan komisaris yang telah menyelesaikan masa tugasnya, telah memberikan kontribusi terbaik yang telah diberikan kepada perusahaan sehingga dapat terus tumbuh sebagai salah satu maskapai terkemuka di Indonesia bahkan di tengah tantangan pandemi yang berdampak luar biasa bagi industri penerbangan,” katanya.
BACA JUGA:Duh! Pesawat Citilink hingga Batik Air Gagal Mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali
Sebagai informasi, sempat beredar kabar terkait pergantian Juliandra karena kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di tahun 2013.
Namun, Juliandra sendiri pun baru menjabat sebagai orang nomor satu Citilink pada 2017.
Diketahui, pada 11 Januari 2022 lalu Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan adanya dugaan tindak korupsi di Garuda Indonesia.
Erick mengatakan, bukti audit investigasi yang diserahkan ke Kejaksaan Agung itu karena leasing ada indikasi korupsi dengan merk yang berbeda.