Share

Solusi Bangun (SMCB) Raup Laba Rp 720,92 Miliar pada 2021

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 24 Februari 2022 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 278 2552404 solusi-bangun-smcb-raup-laba-rp-720-92-miliar-pada-2021-feAusRciNS.jpg Laba Solusi Bangun (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA – Emiten produsen semen, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp720,92 miliar pada tahun 2021 atau tumbuh 10,76% dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp650,98 miliar.

Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar menjadi Rp88 dan sedangkan akhir tahun 2020 hanya sebesar Rp85.

Sementara pendapatan tumbuh 10,98% menjadi Rp11,218 triliun. Rincinya, penjualan semen sebesar Rp10,24 triliun, penjulan beton jadi senilai Rp822,65 miliar, agregat terbilang Rp115,61 miliar. Dan jasa konstruksi Rp39,872 miliar.

Namun, beban pokok pendapatan membengkak 17,4% menjadi Rp8,364 triliun, akibatnya laba kotor menyusut 4,3% menjadi Rp2,853 triliun.  Menariknya, beban keuangan dapat ditekan sedalam 32,54% menjadi Rp454,85 miliar.

Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 3,6% menjadi Rp21,491 triliun, Hal itu ditopang kenaikan modal disetor sebesar 93,81% menjadi Rp5,014 triliun. Asal tahu saja, perseroan yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) ini memulai proyek pembangunan pengembangan pelabuhan Terminal Khusus yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur.

Pengembangan pelabuhan Terminal Khusus tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri dalam hal ekspor semen dan clinker.

Proyek dengan investasi sebesar Rp1,4 triliun ini di antaranya meliputi peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT.

Penambahan kapasitas pada Terminal Khusus dilakukan dengan membangun trestle jetty dan jetty platform baru dari jetty existing. Selain peningkatan kapasitas pada terminal khusus, guna menunjang kebutuhan operasi di pabrik, dilakukan pembangunan sarana pabrik.

Sarana pabrik yang dibangun berupa fasilitas blending silo system kapasitas 8.000 ton, clinker silo system kapasitas 15.000 ton, dan cement silo system kapasitas 2 x 18.000 ton serta alat transportasi berupa tube conveyor beserta sarana pendukungnya, yang berfungsi mengirim semen curah dari silo menuju ke kapal.

Plt Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Lilik Unggul Raharjo mengatakan proyek pengembangan dermaga dan sarana produksi semen di Tuban merupakan salah satu realisasi kerja sama strategis antara perseroan dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) yang mulai resmi berjalan sejak 4 Agustus 2021.

Proyek pengembangan dermaga ini rencananya mampu memenuhi permintaan pasar ekspor hingga 500.000 ton semen per tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini