Share

Indocement (INTP) Siapkan Rp1,1 Triliun Buyback Saham

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 278 2557572 indocement-intp-siapkan-rp1-1-triliun-buyback-saham-Ieo7ks0LTT.jpeg Indocement bakal buyback saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan anggaran Rp1,19 triliun. Emiten produsen semen ini melakukan buy back lanjutan pada 7 Maret hingga 6 Juni 2022.

Direktur & Corporate Secretary Indocement Oey Marcos mengatakan, program buy back ini diyakini tidak berdampak terhadap penurunan pendapatan perseroan. Aksi ini juga tidak akan berimbas negatif terhadap keuangan, meski dana yang dimanfaatkan bersumber dari kas internal.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku,”ujarnya.

Sebelumnya, Indocement melalui anak usahanya, PT Bahana Indonor dan PT Sari Bhakti Sejati, membeli saham PT Cipta Armada Bersama (CAB), perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran. Bahana Indonor dan Sari Bhakti membeli saham Cipta Armada dari PT Kapal Mini Indonesia dan Winarto Asnim. Nilai transaksi sebesar Rp2,5 miliar.

“Kapal Mini Indonesia dan Winarto Asnim selaku penjual tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Bahana Indonor dan Sari Bhakti Sejati selaku anak usaha perseroan,” ungkap Oey Marcos.

Menurut dia, Cipta Armada secara tidak langsung menjadi anak usaha INTP. “Cipta Armada sebagai perusahaan di bidang pelayaran diharapkan dapat menunjang kegiatan utama Bahana Indonor, khususnya pengangkutan barang melalui laut,” jelas Oey.

Emiten produsen semen merk Tiga Roda ini memproyeksikan pasar semen domestik perusahaan dapat tumbuh sekitar 4% sampai dengan 5% tahun ini. Perseroan mengungkapkan, ada beberapa sentimen positif yang dapat menopang pertumbuhan tahun ini. Seperti realisasi pra-penjualan properti di tahun lalu misalnya, dan juga prospek yang semakin bertumbuh di tahun ini, diharapkan akan membantu pertumbuhan industri semen ke depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini