Share

Harga Minyak Goreng Pasar Tradisional Masih di Atas HET, Banyak Pedagang Nakal?

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 15 Maret 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 320 2562022 harga-minyak-goreng-pasar-tradisional-masih-di-atas-het-banyak-pedagang-nakal-a7pvo9tK4B.jpg Harga minyak goreng belum stabil (Foto: Antara)

JAKARTA - Harga minyak goreng di pasar tradisional dipatok di atas Rp14.000 per liter. Padahal, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebesar Rp14.000 per liter.

Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI melaporkan, tingkat kepatuhan pasar tradisional terhadap penetapan HET minyak goreng semakin rendah.

"Di pasar tradisional yang tingkat konsumennya paling banyak, justru tingkat kepatuhannya rendah atau menurun terhadap pelaksanaan HET. Dari sebelumnya 12,82%, menjadi 4,25%," ungkap Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/3/2022).

Artinya, di pasar tradisional masih banyak pelaku usaha yang menjual minyak goreng di atas HET.

Yeka memaparkan, berdasarkan hasil pantauan Ombudsman RI, rata-rata harga minyak goreng per 22 Februari 2022, untuk minyak goreng curah di ritel tradisional berkisar Rp15.500/kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp16.000/liter, adapun minyak goreng kemasan premium sekitar Rp20.500/liter.

"Contohnya di wilayah Sumatera, minyak goreng berkisar antara Rp13.650/liter-Rp25.100/liter. Kemudian, di Bali dan Nusa Tenggara, minyak goreng premium di pasar tradisional berkisar di harga Rp32.000/liter," urai dia.

Data tersebut membuktikan bahwa pasar tradisional masih menetapkan harga di atas HET.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini