Share

Harga Batu Bara Murah, Vietnam Incar Produksi Indonesia

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Jum'at 18 Maret 2022 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 320 2563887 harga-batu-bara-murah-vietnam-incar-produksi-indonesia-6E7zoPkr1H.jpg Harga Batu Bara Anjlok. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Harga batu bara semakin turun melanjutkan trend bearishnya dalam beberapa sesi. Berdasarkan data pasar ICE Newcastle, harga batu bara kontrak April 2022 merosot 5,08% di USD241,95 per ton. Selama lima hari, harganya telah jatuh -34,23%.

Harga batu bara kontrak Mei 2022 terpuruk 5,00% di USD231,95 per ton, menambah kerugiannya sepekan menjadi 34,60%.

Kendati permintaan masih tinggi, pasar komoditas batu bara tampak mulai jenuh merespons konflik Rusia dan Ukraina menyusul upaya perundingan damai kedua negara tersebut. Kabar terbaru, keduanya masih belum menemui titik kesepakatan.

Baca Juga: Sempat Meroket, Harga Batu Bara Anjlok Lagi

Demand atas kebutuhan batu bara masih tetap tinggi di Asia. Belakangan ini, negara Vietnam mengumumkan kekurangan pasokan si batu emas itu setelah infeksi Covid-19 mengangggu operasi penambang lokal.

"Konflik Ukraina-Rusia juga telah mendorong kenaikan harga minyak, gas, dan batu bara di pasar internasional,” kata Pemerintah Vietnam dalam pengumumannya, dilansir Reuters, Jumat (18/3/2022).

Vietnam adalah negara pusat manufaktur dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia yang sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik.

Baca Juga: PLTU Butuh Pasokan 127 Juta Metrik Ton Batu Bara

Saat kebutuhan energi mendesak, Vietnam mulai melirik pemasok potensial dari Asia, salah satunya Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah Vietnam mengelola pembangkit listrik yang dioperasikan oleh perusahaan negara EVN. Pada Februari 2022, otoritas tersebut menerima kontrak 69% batu bara dengan perusahaan pertambangan Vinacomin dan Dong Bac.

Vietnam mulai beralih dari eksportir batu bara menjadi importir bersih hampir satu dekade lalu. Sebagian besar impornya saat ini dipasok oleh Indonesia, Australia dan Rusia.

Data bea cukai Vietnam menunjukkan impor batubara turun 17,9% yoy dalam dua bulan pertama tahun 2022 menjadi 3,89 juta ton, meskipun nilainya lebih dari dua kali lipat menjadi USD859 juta.

Produksi batubara domestik Vietnam naik 5,3% pada periode Januari-Februari dari tahun sebelumnya menjadi 7,12 juta ton. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan Vietnam akan membatasi ekspor batu baranya sebesar 2 juta ton tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini