Share

G20 Jadi Peluang Kawasan industri BUMN Tingkatkan Investasi

Antara, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2022 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 19 320 2564464 g20-jadi-peluang-kawasan-industri-bumn-tingkatkan-investasi-XDyuzV6bkm.jpg G20 jadi peluang kawasan industri tarik investasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum seluruh kawasan industri BUMN meningkatkan investasi. Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Ahmad Fauzie mengatakan G20 jadi momen menarik lebih banyak investor.

"Kami memanfaatkan momentum presidensi ini untuk menarik lebih banyak investor dari dalam maupun luar negeri, yang diyakini akan menjadi super kontributor pertumbuhan ekonomi yang sempat terpuruk akibat COVID-19," ungkap Fauzie, Sabtu (19/3/2022).

Kini Indonesia tengah fokus kepada dua hal, yakni pemulihan kesehatan dan ekonomi. Untuk itu, dirinya menuturkan kawasan industri BUMN mengambil porsi di bidang ekonomi untuk membantu pemerintah, sehingga Presidensi G20 menjadi momentum yang tepat dalam meningkatkan komunikasi dan promosi dengan berbagai tujuan yaitu menarik investor baik dalam maupun luar negeri.

Kemudian, mendukung berbagai program pemerintah dan akselerator dalam kebangkitan dan digitalisasi ekonomi pasca pandemi, serta memberdayakan UMKM dan potensi ekonomi sebagai jaringan pasok bagi kawasan industri.

Menurutnya, investasi kawasan industri BUMN pasca pandemi cenderung difokuskan kepada pembentukan kawasan industri baru untuk menampung investasi, pemanfaatan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja, ketertarikan investor asing masuk ke tanah air, dan pembukaan pabrik-pabrik baru dan penyerapan tenaga kerja kembali pasca COVID-19.

Indonesia saat ini memiliki sekitar 120 kawasan industri, dengan enam kawasan yang merupakan BUMN yakni PT Kawasan Industri Medan, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT KIW, PT Kawasan Industri Makassar, PT PDI Pulau Batam, PT Kawasan Berikat Nusantara, serta PT Surabaya Industrial Estate Rungkut.

"Jadi potensinya lumayan besar dan terbuka di tengah Presidensi G20, karena masing-masing daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda," ujarnya.

Dirinya berharap nantinya bisa terdapat kegiatan khusus yang mempromosikan kawasan industri BUMN di Indonesia dalam menyambut pertemuan tingkat tinggi G20 di Indonesia akhir tahun ini.

Dengan demikian, G20 di Indonesia tak hanya menjadi perayaan saja tetapi bisa mengungkit investasi domestik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini