Share

UMKM Go Digital, Menkop Teten: Kami Terus Lakukan Pendampingan

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Senin 21 Maret 2022 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 21 320 2565231 umkm-go-digital-menkop-teten-kami-terus-lakukan-pendampingan-in6e06ZXKR.jpg Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Digitalisasi di era Pandemi Covid-19 sangat mengubah ekonomi di Indonesia. Pengaruh digitalisasi sangat besar, UMKM pun turut merasakan dampaknya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya terus melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM terkait kesiapan go digital. Di mana, sudah dilakukan berbagai cara agar UMKM bisa mengikuti perubahan yang ada.

Baca Juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Ini Sederet 'Obat Kuat' untuk UMKM

“Kita terus melakukan pendampingan ya, melakukan kurasi bahkan kita sampai lebih jauh, interpresi ke standar produk, dari packaging dan sebagainya. Lewat dengan pemerintah daerah, kami juga ada 74 boot di seluruh Indonesia untuk mendampingi mereka untuk siap go digital,” katanya dalam Special Dialogue Okezone, Senin (21/3/2022).

Teten menjelaskan, selain mendorong UMKM go online di e-commerce, pihaknya juga mengoptimalkan belanja pemerintah dan lembaga serta pemerintah daerah melalui e-katalog.

Baca Juga: Hikmah Covid-19, Menkop Teten: Hampir 100% UMKM Masuk Ekosistem Digital

“Kami dengan kepala LKPP diperintah oleh Presiden, target kita ada 1 juta produk UMKM yang homeloading di e-katalog LKPP. Sehingga, nanti pengadaan barang jasa pemerintah yang diwajibkan 40% nya membeli produk UMKM atau sekarang lebih kira-kira 400 triliunan lebih tahun ini menyerap produk UMKM, ini kita akan manfaatkan,” jelas dia.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian, juga ada kemitraan dengan BUMN melalui pasar digital BUMN dan ini sudah hampir 17 triliunan belanja BUMN terhadap produk UMKM. Selain itu, juga ada kampanye Bangga Buatan Indonesia.

“Tinggal sekarang problemnya bagaimana UMKM bisa bertahan di market online, karena persaingan juga cukup tinggi. Selain itu juga banyak UMKM yang memang, karena micro ini kan, nah micro ini banyak yang kapasitas produksinya tidak bisa jualan di market online secara nasional ya,” ucapnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini