Share

Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kecepatan 420 Km/Jam dan Anti Petir

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 01 April 2022 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 01 320 2571523 spesifikasi-kereta-cepat-jakarta-bandung-kecepatan-420-km-jam-dan-anti-petir-aYxTJYu1J1.jpg Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Diselesaikan. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) sedang menyiapkan kereta yang akan dioperasikan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Kereta yang dipilih tipe CR400AF, karena memiliki spesifikasi khusus karena menimbang teknologi yang akan diugunakan.

"Nanti akan mampu memuat penumpang sampai dengan 601 orang," ujar Corporate Secertary KCIC Rahadian Ratry, dalam Market Review IDXChanel, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Jokowi-Xi Jinping Bakal Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Untuk tinggi dari kereta tersebut dikatakan Rahadian adalah sekitar 4 meter, lebar 3,36 m, dengan panjang kepala kereta 27,2 m dan intermediate kereta 25 m. Dengan desain tersebut memungkinkan kereta CR400AF memiliki kecepatan hingga 420km/jam dan kecepatan operasional 350 km/jam.

Meskipun kecepatan tinggi, dari sisi kenyamanan CR400AF memiliki cabin noise yang lebih rendah sehingga mampu meredam getaran dan suara di dalam kereta dengan lebih optimal.

Setiap rangkaian CR400AF dilengkapi dua Lightning Arrester untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama di sisi peralatan tegangan tinggi.

Baca Juga: Penampakan Tukang Las Rel Kereta Cepat, Ternyata Bukan dari China!

CR400AF dilengkapi dengan dua emergency brake. Pertama disebut Emergency Brake EB yang bekerja berdasarkan perintah driver controller, fasilitas emergency brake penumpang dan kontrol kewaspadaan masinis.

Emergency brake kedua disebut Emergency Brake UB yang akan aktif berdasarkan fungsi Automatic Train Protection (ATP), pendeteksi jarak antar kereta dan pada saat power kereta dalam kondisi off / tidak bekerja.

Dengan dua sistem emergency brake ini, CR400AF menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error.

"Karena ini beberapa teknologi baru ya, beberapa hal seperti earthquake sensor, wind sensor, rain sensor ini juga nanti akan terpasang di Trase untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung," tutur Rahadian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini