Share

GoTo Resmi IPO Hari Ini, CEO Andre Ingin Driver Gojek Kecipratan Untung

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 11 April 2022 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 278 2576721 goto-resmi-ipo-hari-ini-ceo-andre-ingin-driver-gojek-kecipratan-untung-n3hmaCMc1r.jfif Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Andre Soelistyo Tbk. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, ekosistem digital terbesar di Indonesia, pada hari ini resmi menjadi perusahaan tercatat, yang sahamnya diperdagangkan di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham GOTO.

Direktur Utama sekaligus CEO GoTo Gojek Tokopedia Andre Soelistyo mengatakan, melalui momen bersejarah ini, GoTo akan meningkatkan kemampuan untuk mencapai misi, seraya melayani seluruh pihak di dalam ekosistem dengan lebih baik.

"Meski berlangsung di tengah gejolak pasar global, ketertarikan yang tinggi dari para investor mencerminkan tingginya permintaan atas layanan on-demand, e-commerce, dan financial technology di kawasan Asia Tenggara, serta kepercayaan pada posisi GoTo sebagai ekosistem digital terintegrasi terbesar di Indonesia," ujar Andre dalam keterangan resminya, Senin (11/4/2022).

 BACA JUGA:Saham GoTo Dibuka Meroket 18,3% ke Rp400, Transaksi Tembus Rp1,07 Triliun

Menurut Andre, pihak yang paling berhak menerima apresiasi untuk pencapaian hari ini adalah mereka yang sudah bekerja keras untuk tumbuh bersama GoTo.

Sebab, keberhasilan GoTo adalah berkat para mitra pengemudi, pedagang, konsumen, dan karyawan mereka.

"Karena itu, kami berupaya keras memastikan mereka mendapat manfaat dari IPO Perusahaan melalui Program Saham Gotong Royong, yang menjadi salah satu program kepemilikan saham paling inklusif di dunia pada saat ini. Dengan upaya bersama dari semua pemangku kepentingan ini, kami akan melanjutkan misi kami untuk mendorong kemajuan bagi Indonesia dan Asia Tenggara," jelas nya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dari keseluruhan proses penawaran umum perdana saham (initial public offering atau IPO), GOTO mengumpulkan total dana sebesar Rp15,8 triliun (USD1,1 miliar), terdiri dari keberhasilan penghimpunan dana sebesar Rp13,7 triliun (USD954,7 juta) dari penawaran umum saham melalui IPO, serta menghimpun dana sebesar Rp2,1 triliun (USD146,3 juta) melalui penjualan saham treasuri dalam rangka opsi penjatahan lebih (greenshoe).

Penghimpunan dana tersebut mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar).

Seremoni pencatatan dan penyerahan piagam pencatatan telah dilangsungkan pada hari ini, Senin (11/4/2022) di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, serta Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

 BACA JUGA:IPO GoTo, Ini Kisah Driver Pertama Gojek hingga Dapat 4.000 Lembar Saham

Pencatatan GoTo merupakan momen bersejarah bagi Perusahaan dan bagi BEI, sebagai pencatatan saham yang pertama kali dilakukan berdasarkan ketentuan saham dengan hak suara multipel yang telah ditetapkan oleh OJK pada Desember 2021 lalu.

Dalam IPO ini, GoTo menawarkan sejumlah keseluruhan 46,7 miliar lembar saham Seri A, yang merupakan gabungan dari saham yang baru diterbitkan dengan saham treasuri (khusus untuk tujuan opsi penjatahan lebih), pada harga penawaran Rp338, yang mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini