Share

Peringatan! Perusahaan Tambang Diminta Stop Gunakan Solar Subsidi

Athika Rahma, Jurnalis · Senin 11 April 2022 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 320 2576830 peringatan-perusahaan-tambang-diminta-stop-gunakan-solar-subsidi-my4pvMV03b.jpg Perusahaan Tambang Dilarang Beli Solar Subsidi. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif akan melayangkan surat peringatan untuk perusahaan yang menggunakan solar subsidi namun bukan haknya. Langkah ini sebagai upaya memastikan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi.

"Dari pusat kami akan membuat surat peringatan agar industri tersebut menggunakan BBM sesuai dengan peruntukkannya," ujarnya, dikutip Senin (11/4/2022).

Baca Juga: 6 Fakta Harga BBM Indonesia Termurah di Dunia tapi Stok Pertalite Kosong-Solar Langka

Demikian juga industri yang ada di bawah Kementerian ESDM, Arifin akan mengambil tindakan tegas jika mendapati ada kendaraan operasional pertambangan yang menggunakan solar subsidi.

"Kita akan ambil langkah-langkah, pertama akan mengingatkan, kemudian mengawasi, dan kalau masih terjadi penyimpangan, kita ambil tindakan tegas," tandas Arifin.

Baca Juga: Tips Menteri ESDM Urai Antrean Pembelian Solar

Arifin juga menyoroti adanya praktik curang modifikasi kapasitas tangki kendaraan yang ikut berperan besar atas terjadinya kelangkaan solar.

"Kita akan cukupi. Namun harus dilihat kendaraan yang mengkonsumsi BBM sudah benar atau belum, banyak contoh truk 6 roda harusnya isi tangkinya 120 liter, dimodifikasi tangkinya sampai 400 liter, ini tidak benar. Apalagi dari jumlah yang diambil bukan dipakai untuk peruntukannya, sehingga banyak kios-kios di luar SPBU yang tidak resmi," ungkapnya.

Untuk itu dirinya berjanji akan melakukan evaluasi terhadap sistem dan infrastruktur yang ada saat ini.

"Ke depan kita akan evaluasi, sistem dan infrastruktur akan kita sempurnakan. Ini butuh usaha, tapi yang penting sekarang bagaimana kita bisa mengamankan dulu, karena kita dihadapkan pada situasi krisis mengamankan pasokan energi kita, karena ada konflik geopolitik," ujar Arifin.

Pemerintah pun meminta masyarakat lebih pro-aktif apabila terjadi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan. "Kami minta bantuan kepada semua (masyarakat) di sini untuk melaporkan apabila terjadi antrean dan mengingatkan kalau peruntukan BBM subsidi sesungguhnya. Kalau masyarakat yang mampu agar tidak mengonsumsinya," imbau Arifin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini