BANDUNG - Bisnis kiriman logistik diperkirakan mencapai Rp4.000 triliun pada 2024. Tingginya potensi bisnis logistik ini membuat banyak perusahaan ekspedisi melakukan ekspansi usaha.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti Choiriana mengatakan, pada tahun 2024, potensi bisnis logistik diperkirakan mencapai Rp4.000 triliun. Tingginya potensi bisnis ini karena kiriman logistik tidak bisa dilakukan menggunakan media lainnya.
"Berbeda dengan surat, bisa menggunakan Whatsapp atau email. Tapi kalau mau kirim barang, tidak mungkin pakai teknologi. Barangnya tetap harus dikirim menggunakan jasa kiriman logistik," jelas direktur yang biasa disapa Ana, Selasa (19/4/2022).
Menurut dia, catatan dalam beberapa tahun terakhir, bisnis ini juga terus mengalami peningkatan. Oleh karenanya, Pos Indonesia juga terus melakukan penetrasi agen, salah satunya MyPos di pesantren. Jika Pesantren bisa menyerap sebagian ceruk bisnis ini, maka pesantren akan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi.