Share

Para Bankir se-Indonesia Kumpul Bareng Bahas Perubahan Industri Perbankan

Feby Novalius, Okezone · Kamis 21 April 2022 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 320 2582739 para-bankir-se-indonesia-kumpul-bareng-bahas-perubahan-industri-perbankan-adwRej6oFx.jpg Bankir di Seluruh Indonesia Kumpul Bahas Perubahan Industri Perbankan. (Foto: Okezone.com/IBI)

JAKARTA – Para bankir di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Bankir Indonesia (IBI) berkumpul membahas perubahan bisnis di sektor perbankan. Perubahan di industri perbankan bahkan terasa semakin kencang bergerak, saat pandemi Covid-19 telah membuat kegiatan digitalisasi berkembang sangat pesat.

Namun penting digarisbawahi bahwa transformasi ini tak dimaksudkan sama sekali untuk menghapus sistem konvensional yang telah berlaku selama ini. Digitalisasi hanyalah cara baru yang diharapkan menjadi sumber perbankan dalam memperluas akses pencapaian kinerja yang lebih baik pada masa mendatang. Proses transformasi perbankan mensyaratkan banyak hal dan penuh tantangan. Selain masalah sumber daya manusia (SDM) yang dituntut lebih adaptif terhadap teknologi, pengembangan produk baru pun berpeluang kian luas dan flexible.

Baca Juga: Daftar 20 Bank Terbaik Indonesia di 2022

“Peran bankir dalam perubahan pola bisnis perbankan sangat besar, bankir di masa depan harus memiliki wawasan yang sangat luas, tidak hanya memahami aspek resiko namun juga harus memahami trend digitalisasi. Karena digitalisasi tidak hanya memberikan peluang namun juga memberikan tantangan tersendiri,” ujar Ketua IBI, Haryanto T Budiman, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: Aturan Bank Investasi di Fintech Segera Rampung

Untuk mendapatkan jawaban terbaik dari permasalahan diatas, Bankers Dialogue eps 2 ini menghadirkan 2 narasumber yang memiliki pengalaman hebat dalam restruksi sebuah organisasi. Nararumber pertama adalah Ignasius Jonan, Menteri ESDM (2016-2019). Ignasius Jonan mengawali karir sebagai bankir pada tahun 1986 hingga akhirnya berhasil menduduki beberapa jabatan strategis pada perusahaan keuangan, seperti Direktur Citibank N.A. dan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namanya mulai ramai dibicarakan publik saat dia menjadi direktur PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), pada usia 46 tahun. Selama di KAI, Bpk. Jonan sukses membawa keuntungan pada tahun 2009 sebesar Rp154,8 miliar dibanding setahun sebelumnya mengalami kerugian Rp83,5 miliar.

Kemudian narasumber ke 2 adalah Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI. Beliau adalah sosok senior di dunia perbankan, dengan masa pengabdian 32 tahun. Ketika pandemi menerjang, dunia usaha pun terpukul sehingga permintaan kredit korporasi melemah dan secara bersamaan outsanding kredit pelaku usaha menghadapi persoalan sehingga rasio kredit bermasalah meningkat, termasuk di BNI. Namun dengan Kepiawaiannya Royke Tumilaar mampu membuat BNI menjelma menjadi bank dengan pertumbuhan laba paling tinggi jika dibandingkan dengan bank sekelasnya.

IBI berharap dengan hadirnya 2 pembicara berkompeten ini bisa memperkaya wawasan para bankir muda terkait transformasi perbankan di era digital dan termotivasi untuk mengembangkan skill mereka hingga dapat berkontribusi langsung terhadap instansi dimana mereka bekerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini