Share

Pergantian Direksi-Komisaris BUMN, Erick Thohir: Bukan Karena Suka dan Tidak Suka

Suparjo Ramalan, iNews · Kamis 21 April 2022 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 320 2583085 pergantian-direksi-komisaris-bumn-erick-thohir-bukan-karena-suka-dan-tidak-suka-saUIX30kS9.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak mengelak akan melakukan perombakan jajaran Dewan direksi dan Komisaris perusahaan pelat merah sepanjang periode 2022-2023.

Langkah pencopotan dan pengangkatan para petinggi BUMN ini sejalan dengan target realisasi 25% kepemimpinan perempuan di perusahaan negara hingga 2023 mendatang. Saat ini realisasi kepemimpinan perempuan mencapai 16%.

Saat dikonfirmasi wartawan, Erick mengaku akan menempatkan perempuan ke dalam struktur manajemen BUMN. Dia mengaku konsisten menjalankan kebijakan yang masuk dalam program transformasi BUMN ini.

"Kalau pergantian Direksi banyak wanita, ini sebuah kebijakan, saya komit jalankan, saya maklum. Bandingkan benchmark dunia internasional 30%, kalau 25% masih kurang," ujar Erick saat ditemui di kawasan Telkom Indonesia, Kamis (21/4/2022).

Meski begitu, Erick mengingatkan pergantian Direksi dan Komisaris BUMN yang nantinya dia lakukan tidak didasarkan pada kedekatan emosional atau suka tidak suka, namun pada aspek Key Performance Indicator (KPI) manajemen saat ini.

"Pergantian Direksi bukan karena suka dan tidak suka, saya sudah sampaikan dulu, beberapa Menteri sebelumnya mengangkat Komisaris masih ada. yang pasti di jamannya saya mengangkat Direksi, Komisari, terutama Direksi berdasarkan KPI," ungkap dia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Selain transformasi, ada sejumlah alasan mendasar upaya utak-atik manajemen perseroan ini, khusus kepemimpinan perempuan, Erick beralasan agar kesetaraan gender terjadi di BUMN.

"Makanya saya sampaikan bahwa menteri BUMN harus menjalankan transformasi, kesetaraan gender, women leadership, leadership muda, atau transformasi BUMN dari 41 ke 30 didorong nggak mungkin diselesaikan pada saat yang sama," ucap Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini