Share

Cek Pergerakan Saham Perbankan Jelang Libur Lebaran 2022, BMRI dan BBRI Menguat

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 28 April 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 278 2586698 cek-pergerakan-saham-perbankan-jelang-libur-lebaran-2022-bmri-dan-bbri-menguat-fQso9VZKbn.jfif Cek pergerakan saham perbankan. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Saham sektor perbankan terpantau menguat karena digadang para analis menjadi sektor terkuat dalam kondisi ekonomi saat ini.

Bertepatan jelang libur lebaran, penguatan saham perbankan sejalan dengan kinerja keuangan yang tercatat lebih baik dari perkiraan untuk periode kuartal I 2022.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami kenaikan harga dalam sepekan.

ย BACA JUGA:BI Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh 8% di 2022

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bergerak turun dalam sepekan.

Adapun saham BMRI pada penutupan sesi I hari ini, Kamis (28/4/2022), bergerak di zona hijau di level 8.925.

Disusul BBRI yang juga bergerak positif di level 4.890.

Namun saham BBCA terpantau di zona merah pada hari ini, sedang berada di level 8.150 dan untuk BBNI juga terpantau melemah di level 9.250.

Untuk Bank Mandiri, Analis Mirae Asset Sekuritas Handiman Soetoyo mengatakan, mengingat hasil kinerja keuangan yang kuat dan ROE yang berkelanjutan kembali ke atas level 18%, pihaknya percaya BMRI layak mendapatkan nilai valuasi.

ย BACA JUGA:BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 6,65% di Maret 2022

"Oleh karena itu, kami meningkatkan rekomendasi kami menjadi Beli dengan target harga baru Rp10.200 (sebelumnya Rp9.175) berdasarkan target P/B FY22F sebesar 2,0x," ujar Handiman dalam risetnya, Kamis (28/4/2022).

Menurut Handiman, dalam laporan kinerja kemarin, BMRI menyatakan bahwa setelah puncak gelombang Omicron pada Februari, kegiatan ekonomi telah pulih sejak Maret yang membantu menghidupkan kembali perekonomian Indonesia.

"Kami berharap pembukaan kembali ekonomi lebih lanjut dapat bermanfaat bagi perbankan termasuk BMRI," ujar Handiman.

Sementara, untuk Bank BRI, karena laba bersih BBRI sesuai dengan perkiraan Mirae Asset, maka Handiman mempertahankan rekomendasi Trading Buy di BBRI dengan target harga yang tidak berubah sebesar Rp5.450 berdasarkan target P/B 2,5x.

Selanjutnya Bank BCA dengan fundamental yang kuat, Mirae Asset percaya BBCA akan tetap tangguh di tengah ketidakpastian dari ketegangan geopolitik global dan kenaikan suku bunga.

"Oleh karena itu, kami meningkatkan TP kami menjadi Rp8.550, berdasarkan target FY22F P/B sebesar 4,7x," ungkap Handiman.

Terakhir untuk Bank BNI, karena hasil kinerja kuartal I 2022 BBNI sesuai dengan perkiraan, Mirae Asset mempertahankan target harga di Rp9.575, tetapi menurunkan rekomendasi ke hold karena reli harga saham baru-baru ini.

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, memasuki hari libur lebaran, pasar sedikit mengalami goncangan. Hal ini juga seiring dengan sentimen kenaikan suku bunga The Fed, namun fundamental domestik tetap kuat.

โ€œKalau kita lihat, secara fundamental, market domestik ini cenderung solid, dan dari sektor perbankan terjadi pertumbuhan yang cukup baik dari segi kredit, termasuk kredit investasi dan kredit konsumen. Beberapa saham yang patut dicermati adalah BBNI, BBRI, BMRI dan BBCA,โ€ tegas Nafan.

Adapun beberapa bank yang sudah merilis kinerja keuangannya untuk periode kuartal I tahun 2022, mencakup BBRI dengan perolehan laba bersih Rp 12,2 triliun naik 78,13 persen dibanding tahun lalu.

Disusul BMRI membukukan laba bersih senilai Rp 10,03 triliun pada kuartal pertama tahun ini atau meningkat 69,5 persen secara tahunan.

Kemudian, BBNI yang juga membukukan laba bersih sebesar Rp3,96 triliun atau tumbuh 63,2 persen dibanding kuartal I 2021, dan BBCA merup laba bersih sebesar Rp 8,1 triliun, atau tumbuh 14,6 persen secara tahunan (YoY).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini