Share

Jokowi Minta Jepang Buka Akses Pasar Pertanian dan Perikanan RI

Antara, Jurnalis · Jum'at 29 April 2022 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 320 2587459 jokowi-minta-jepang-buka-akses-pasar-pertanian-dan-perikanan-ri-mF9AtUXx7Z.jpg Jokowi Minta Jepang Buka Akses Pasar Perikanan dan Pertanian RI. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertemu Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio. Dirinya pun meminta Pemerintah Jepang untuk membuka akses pasarnya secara luas bagi produk-produk pertanian dan perikanan Indonesia.

"Secara khusus saya menyampaikan permintaan pembukaan akses yang luas bagi produk pertanian dan perikanan Indonesia ke pasar Jepang," kata Presiden dalam jumpa pers bersama PM Kishida selepas pertemuan yang disiarkan langsung kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, dikutip dari Antara, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajak Jepang Ikut Bangun Infrastruktur IKN Nusantara

Menurut Presiden, dalam pertemuan tersebut RI-Jepang sepakat untuk mengintensifkan proses negosiasi Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang (IJEPA) serta mengurangi hambatan perdagangan agar lebih menguntungkan kedua negara.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi dan PM Abe Shinzo pada 28 Juni 2019 di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang, sempat mengonfirmasi selesainya General Review IJEPA dan sepakat menjadikan hasil rekomendasinya sebagai pijakan perundingan untuk mengamandemen perjanjian IJEPA, yang berlaku sejak 1 Juli 2008.

Baca Juga: PM Jepang Fumio Kishida Kunjungi Indonesia 29-30 April

Selain membahas kerja sama bidang perdagangan, pertemuan RI-Jepang yang dipimpin Presiden Jokowi dan PM Kishida tersebut turut membicarakan mengenai kerja sama bidang investasi.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa ia menyambut baik ekspansi perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota dan Mitsubishi yang berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai hub otomotif di kawasan Asia Tenggara.

"Tapi saya juga berharap ada tambahan investasi baru Jepang di bidang lain terutama energi, industri semen, teknologi pertandingan dan kesehatan, serta menjadikan Indonesia sebagai bagian penting dalam global supply chain industry asal jepang," ujar Presiden menambahkan.

Jepang adalah negara tujuan ekspor terbesar ketiga Indonesia dan menjadi investor terbesar kelima di tanah air, selain juga aktif dalam kerja sama pembangunan infrastruktur proyek-proyek utama seperti Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. 

Seturut data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor nonmigas Indonesia-Jepang sebesar 5,07 miliar dolar AS (sekira Rp73,48 triliun) pada kuartal I 2022, meningkat dari 3,82 miliar dolar AS untuk periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan impor Indonesia dari Jepang di pada kuartal I 2022 berada di angka 4,24 miliar dolar AS (sekira Rp61,45 triliun), naik dari 3,12 miliar dolar AS di periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi penanaman modal dari Jepang di Indonesia pada 2021 mencapai 2,26 miliar dolar AS (sekira Rp32,79 triliun).

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini