Share

Dolar AS Ngamuk ke Level Tertinggi 20 Tahun, Ini Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2022 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 278 2588877 dolar-as-ngamuk-ke-level-tertinggi-20-tahun-ini-penyebabnya-hcPKvY5oDw.jpg Dolar AS Menguat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks dolar mengamuk terhadap sekeranjang mata uang asing dalam beberapa waktu terakhir.

Data menunjukkan, dolar melejit masuk area 130an sejak Rabu (27/4/2022), hingga puncaknya pada Senin (2/5/2022), bertengger di 103,63. Adapun level tertinggi yang disentuh berada di 103,94 pada Kamis (28/4/2022), yang merupakan level tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Update terbaru pada Selasa (3/5/2022) pukul 16:07 WIB, indeks dolar koreksi minus 0,20% di 103,56.

Pasar mata uang tengah fokus terhadap rencana bank sentral Amerika Serikat alias Federal Reserve atau The Fed dalam menaikan suku bunga. Kebijakan moneter bakal diperketat demi penanganan terhadap lonjakan inflasi.

Fed diperkirakan akan mengeksekusi kebijakan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin dan mengurangi neraca USD9 triliun, sebagaimana tertuang dalam rilis pertemuan beberapa waktu lalu.

Saat ini pasar kurs menanti pertemuan Fed pada Rabu (4/5/2022) dan diprediksi bakal tetap mempertahankan sikap hawkishnya.

"Pasar mengantisipasi The Fed tidak akan mundur dari sikap hawkish dan kita akan melihat kejutan selanjutnya. Inilah mengapa dolar AS kemungkinan akan mempertahankan level tertingginya menjelang pertemuan Fed," kata Edward Moya, Analis Senior OANDA, dikutip dari Reuters, Selasa (3/5/2022).

Sejalan dengan lonjakan inflasi dan booming harga komoditas, Amerika Serikat juga dihadapkan dengan persoalan Covid-19 yang masih belum usai. Penyebaran virus corona di China dan kebijakano lockdown membuat AS dan negara-negara emerging market khawatir terkena imbasnya.

Sebagai informasi, kebijakan pembatasan mobilitas di China menghantam aktivitas pabrik. Hal ini dikhawatirkan akan semakin parah yang dapat menghentikan produksi industri dan mengganggu rantai pasokan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini